Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Di Hadapan Ratusan Anak Sekolah Kalimantan Timur, Iriana Jokowi Pamit

Kompas.com, 11 September 2024, 14:00 WIB
Hilda B Alexander

Penulis

NUSANTARA, KOMPAS.com - Ibu Negara Iriana Joko Widodo (Jokowi) mengucapkan kata-kata perpisahan di hadapan sekitar 500 anak SMA dan Madrasah Aliyah Kalimantan Timur, di Balikpapan, Rabu (11/9/2024).

Iriana mengatakan, tak lama lagi dia dan Presiden Jokowi akan purnatugas sebagai pemimpin negara Republik Indonesia (RI) dan ibu negara.

Oleh karena itu, Iriana pun pamit dan mengucapkan permohonan maafnya kepada seluruh rakyat Indonesia.

Baca juga: Rabu Ini, Iriana Jokowi Sosialisasikan Moderasi Beragama Sejak Dini di Balikpapan

"Sebentar lagi saya dan Ibu Wury Ma'ruf Amin akan purnatugas pada 20 Oktober 2024. Saya memohon maaf lahir dan bathin," ujar Iriana.

Iriana didampingi Wury Ma'ruf Amin dan para istri menteri yang tergabung dalam Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Indonesia Maju (OASE-KIM) melaksanakan kegiatan sosialisasi Moderat Sejak Dini.

Sosialisasi kegiatan kali ini mengambil tema "Cinta Tuhan dengan Mencintai Indonesia". 

Sebelumnya, Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Agama Eny Retno Yaqut mengajak anak-anak peserta kegiatan moderasi ini untuk berkomitmen menjaga persatuan dan kesatuan dalam segala perbedaan dan memahami keberagaman.

Dia menekankan, peran ibu sangat penting dalam membangun dan menjaga karakter anak-anak.

Baca juga: Bandara IKN Selesai Dibangun Akhir Desember 2024

Dalam konteks keluarga, ibu harus memastikan sikap moderat menjadi bagian dari pendidikan sehari-hari.

Sebaliknya, anak-anak akan belajar dari contoh karena ibu menjadi teladan dalam bersikap moderat yang dapat membangun generasi pembela perbedaan.

Selain ibu, sekolah dan madrasah juga punya peranan penting dalam melanjutkan pendidikan karakter ini.

Eny pun berharap para pelajar membawa ilmu dan nantinya jadi duta bagi sikap moderat.

“Kita berupaya membangun pendidikan yang inklusif dan toleransi dalam praktek sehari-hari, dan nilai moderasi bisa ada dalam setiap anak bangsa, termasuk sejak awal menciptakan generasi yang moderat dan siap hidup dalam keberagaman,” tuntas Eny.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau