Penulis
NUSANTARA, KOMPAS.com - Dua gedung penting yang merupakan ikon sekaligus landmark atau tengara Ibu Kota Nusantara (IKN) yakni Istana Garuda dan Istana Negara akan diresmikan Oktober 2024.
Ketua Satgas Ketua Satuan Tugas (Satgas) Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur IKN Danis H Sumadilaga memastikan hal ini saat ditemui di Kantor Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Jakarta, Jumat (20/9/2024).
"Betul-betul kita harapkan nanti bisa diresmikan ya, Istana Negara, Istana Garuda," ujar Danis.
Baca juga: Jalan Tol IKN Tuntas Juni 2025, Skema Lelang Operasional Disiapkan
Kedua gedung ini menjadi pusat perhatian publik karena dirancang oleh maestro seniman patung Nyoman Nuarta.
Nyoman Nuarta juga dikenal sebagai perancang patung Garuda Wishnu Kencana (GWK) di Bali, dan sejumlah patung populer lainnya.
Istana Garuda telah digunakan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menggelar sidang dan rapat kabinet paripurna perdana dan terakhir, pada Agustus dan September ini.
Sementara Istana Negara telah digunakan sebagai tempat untuk menghelat HUT ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia, rapat koordinasi seluruh perangkat daerah, dan TNI/Polri.
Selain dua gedung megah dan ikonik di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) tersebut, juga ada Kantor Kementerian Koordinator (Kemenko) 1, 3, dan 4 yang ikut diresmikan.
"Kemenko 1, 3, dan 4 kita punya target mudah-mudahan di Oktober ini bisa kita resmikan," lanjut Danis.
Baca juga: Mau Berkunjung ke IKN? Wajib Ikuti Peraturan Ini
Selain itu, Danis juga mengungkapkan progres pembangunan infrastruktur IKN tahap I sudah menyentuh angka 93 persen.
Infrastruktur yang dibangun pada tahap awal tersebut mencakup gedung-gedung pemerintahan, rumah menteri, hingga rumah susun (rusun) untuk Aparatur Sipil Negara (ASN).
"Kemudian rumah menteri itu mungkin sekitar 20 unit, kan sekarang baru 14 unit, mungkin dua kalinya, sekitar 28 unit (yang akan rampung pada Oktober 2024)," tuntas Danis.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.