Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jokowi Pastikan Keppres Pemindahan Ibu Kota ke IKN Diteken Prabowo

Kompas.com, 6 Oktober 2024, 10:26 WIB
Add on Google
Hilda B Alexander

Penulis

NUSANTARA, KOMPAS.com - Keputusan presiden mengenai pemindahan ibu kota ke Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur, akan ditandatangani oleh presiden terpilih Prabowo Subianto.

Hal ini dipastikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) kepada media usai menghadiri rangkaian acara Nusantara Fun Run 2024, di Kawasan inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN, Minggu (6/10/2024).

"Mestinya keputusan presiden (kepres) diteken presiden baru, Pak Prabowo," ujar Jokowi.

Jokowi sekali lagi mengingatkan, bahwa memindahkan ibu kota bukan perkara gampang, karena tidak hanya fisiknya yang direlokasi, melainkan juga membangun ekosistemnya.

Baca juga: Madrasah Terpadu Bakal Dibangun di IKN, Beroperasi 2026

Mulai dari membangun ekosistem hunian, perkantoran, pendidikan, rumah sakit, dan fasilitas logistik. Semua harus benar-benar siap.

"Jadi ekosistemnya itu harus jadi, sehingga pindah itu semua siap. Rumah sakit siap, pendidikan siap, karena itu dibutuhkan untuk anak-anak kita, sekolah harus siap, dari TK, SD, SMP, SMA, SMK, sampai universitas," tutur Jokowi.

Selain itu, di IKN juga harus ada keramaian seperti restoran, warung, dan masalah terkait logistik, di mana kita mencari barang, itu harus siap.

"Kalau apartemennya siap tapi kantornya belum, mau apa?," cetus Jokowi.

Baca juga: Pengelola Tol IKN Bakal Dilelang, BUMN dan Swasta Boleh Ikut

Untuk itu, lanjut Jokowi, kegiatan seperti Nusantara Fun Run 2024 merupakan salah satu upaya menciptakan keramaian.

Menurutnya, acara-acara seperti ini harus terus digelar sehingga terbangun sebuah ekosistem.

Jokowi mengungkapkan sebelumnya, tak ada kafe atau restoran. Kini sudah ada jenama lokal yang beroperasi.

"Sebentar lagi ada rumah makan padang. Semuanya butuh waktu. Memindahkan ibu kota butuh waktu. Pindah rumah aja ruwet. Jadi, jangan dikejar-kejar, jangan dipaksakan. Pindah ibu kota harus normal, natural sampai eksositemnya terbangun perlahan," tuntas Jokowi.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau