Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

IKN Financial Center Berbeda dengan Kota Lain, OJK Siap Jadi Regulator

Kompas.com, 7 Oktober 2024, 14:00 WIB
Hilda B Alexander

Penulis

NUSANTARA, KOMPAS.com - Pemerintah tengah membangun Financial Center atau Pusat Keuangan di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur.

Namun, tidak seperti kota-kota lain, financial center di IKN akan berbeda dengan aktivitas keuangan yang selama ini berjalan di tempat lain.

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar mengungkapkan hal itu saat menjawab pertanyaan Kompas.com, Sabtu (5/10/2024).

"Pelaksanaan dari konsep final IKN financial center masih menunggu keputusan dari Pemerintah mengenai format dan model bisnis yang akan disediakan dari produk keuangan dan jasa keuangan di IKN," ujar Mahendra.

Baca juga: Istana Garuda, Istana Negara, dan TC PSSI IKN Diresmikan 11 Oktober

Perbedaan terletak pada tujuan dibangunnya financial center di IKN yakni untuk memberikan fasilitas bagi terlaksananya suatu proses aktivitas keuangan yang melengkapi fasilitas eksisting.

Menurut Mahendra, ada beberapa gagasan konsep yang sedang difinalisasi. Tetapi, sebanyak apa pun gagasan tersebut, OJK dipastikan siap menjadi regulator dan otoritas di sektor jasa keuangan.

"Kami tentu siap untuk menjadi regulator dan juga pengawas dari aktifitas keuangan di IKN," tegas Mahendra.

Kendati demikian, dia mengaku, tidak ingin mendahului terlalu jauh apa dan bagaimana bentuk aktivitasnya walaupun beberapa model bisnis dan kegiatan yang dilaksanakan mungkin telah disetujui dan dibahas lebih lanjut.

Baca juga: Hingga September, Investasi Swasta di IKN Tembus Rp 58,4 Triliun

"Bagaimanapun nanti bentuknya, peran strategis dan pentingnya dari financial center di IKN, akan mendukung keseluruhan kegiatan dari aktivitas keuangan di Indonesia dan tentu akan menjadi katalisator bagi pertumbuhan ekonomi secara menyeluruh," papar Mahendra.

Sekretaris Otorita IKN Jaka Santos Achmad Adiwidjaya menambahkan, pembangunan IKN dilakukan secara bertahap, dimulai dari sesuatu yang paling realistis dan bisa dilakukan segera.

"Saat ini tahapannya adalah melihat infrastruktur apa yang perlu dibangun. IKN Finannciial Center yang sudah dimulai pembangunannya adalah infrastruktur dari para penggiat sektor keuangan dengan membangun kantornya," urai Jaka.

Namun, jika bicara ekosistem finansial center  yang diyakini akan berbeda dengan negara lain, tentunya membutuhkan penyusunan konsep yang matang melalui berbagai stake holder dan butuh tahapan yang lebih panjang.

"Ini tentu banyak alternatif dan model yang bisa dilakukan tapi kita sekali lagi perlu dipahami membangun ini perlu tahapan," imbuh Jaka.

Baca juga: Bandara IKN dan Sepinggan Dipastikan Sama-sama Berstatus Internasional

Untuk merintis terbentuknya model bisnis dan konsep financial center IKN, OJK gencar melakukan sosialisasi gerakan inklusi keuangan.

Contohnya melalui kick off bulan inklusi keuangan (BIK) 2024 di Balikpapan, Kalimantan Timur, Sabtu (5/10/2024).

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau