Penulis
NUSANTARA, KOMPAS.com - Pemerintah tengah membangun Financial Center atau Pusat Keuangan di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur.
Namun, tidak seperti kota-kota lain, financial center di IKN akan berbeda dengan aktivitas keuangan yang selama ini berjalan di tempat lain.
Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar mengungkapkan hal itu saat menjawab pertanyaan Kompas.com, Sabtu (5/10/2024).
"Pelaksanaan dari konsep final IKN financial center masih menunggu keputusan dari Pemerintah mengenai format dan model bisnis yang akan disediakan dari produk keuangan dan jasa keuangan di IKN," ujar Mahendra.
Baca juga: Istana Garuda, Istana Negara, dan TC PSSI IKN Diresmikan 11 Oktober
Perbedaan terletak pada tujuan dibangunnya financial center di IKN yakni untuk memberikan fasilitas bagi terlaksananya suatu proses aktivitas keuangan yang melengkapi fasilitas eksisting.
Menurut Mahendra, ada beberapa gagasan konsep yang sedang difinalisasi. Tetapi, sebanyak apa pun gagasan tersebut, OJK dipastikan siap menjadi regulator dan otoritas di sektor jasa keuangan.
"Kami tentu siap untuk menjadi regulator dan juga pengawas dari aktifitas keuangan di IKN," tegas Mahendra.
Kendati demikian, dia mengaku, tidak ingin mendahului terlalu jauh apa dan bagaimana bentuk aktivitasnya walaupun beberapa model bisnis dan kegiatan yang dilaksanakan mungkin telah disetujui dan dibahas lebih lanjut.
Baca juga: Hingga September, Investasi Swasta di IKN Tembus Rp 58,4 Triliun
"Bagaimanapun nanti bentuknya, peran strategis dan pentingnya dari financial center di IKN, akan mendukung keseluruhan kegiatan dari aktivitas keuangan di Indonesia dan tentu akan menjadi katalisator bagi pertumbuhan ekonomi secara menyeluruh," papar Mahendra.
Sekretaris Otorita IKN Jaka Santos Achmad Adiwidjaya menambahkan, pembangunan IKN dilakukan secara bertahap, dimulai dari sesuatu yang paling realistis dan bisa dilakukan segera.
"Saat ini tahapannya adalah melihat infrastruktur apa yang perlu dibangun. IKN Finannciial Center yang sudah dimulai pembangunannya adalah infrastruktur dari para penggiat sektor keuangan dengan membangun kantornya," urai Jaka.
Namun, jika bicara ekosistem finansial center yang diyakini akan berbeda dengan negara lain, tentunya membutuhkan penyusunan konsep yang matang melalui berbagai stake holder dan butuh tahapan yang lebih panjang.
"Ini tentu banyak alternatif dan model yang bisa dilakukan tapi kita sekali lagi perlu dipahami membangun ini perlu tahapan," imbuh Jaka.
Baca juga: Bandara IKN dan Sepinggan Dipastikan Sama-sama Berstatus Internasional
Untuk merintis terbentuknya model bisnis dan konsep financial center IKN, OJK gencar melakukan sosialisasi gerakan inklusi keuangan.
Contohnya melalui kick off bulan inklusi keuangan (BIK) 2024 di Balikpapan, Kalimantan Timur, Sabtu (5/10/2024).