Penulis
NUSANTARA, KOMPAS.com - KRI Bima Suci sandar di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, Kamis (24/10/2024).
Sebelumnya, kapal perang yang dikomandani Letkol Laut (P) Hastaria Dwi Prakoso ini singgah di Filipina selama tiga hari.
Pelayaran menuju Kota Balikpapan ditempuh dalam waktu enam hari, dan akan bersandar selama empat hari mulai Kamis (24/10/2024) hingga Minggu (27/10/2024).
Baca juga: Road to HUT RI, 5 Kapal Patroli Amankan Perairan IKN dari Sabotase
Letkol Laut (P) Hastaria Dwi Prakoso menjelaskan, masyarakat dapat melihat dan menjelajah KRI Bima Suci dari dekat.
"Balikpapan adalah tempat berlabut pertama di dalam negeri setelah berlayar di perairan Timur Jauh. Kami akan melaksanakan kunjungan kehormatan ke beberapa tujuan kemudian para taruna akan berinteraksi dengan masyarakat, seperti melaksanakan ibadah bersama dan lain-lain," terang Hastaria.
Menurut Hastaria, pelayaran KRI Bima Suci ini dalam rangka Muhibah Diplomasi dan Duta Bangsa Latihan Praktek Kartika Jala Krida (Lattek KJK) 2024 yang dilepas langsung oleh Panglima Koarmada III Laksamana Muda TNI Hersan.
Baca juga: Mulai 1 Agustus, Kapal Pinisi Resmi Berlayar di IKN
KRI Bima Suci membawa 98 prajurit KRI dan 189 Taruna tingkat III Akademi Angkatan Laut (AAL) angkatan 71 yang dibagi dalam beberapa gelombang.
Dalam misi ini, kapal menyinggahi beberapa negara di Asia dan Eropa yakni Singapura, Kamboja, Vietnam, China, Korea Selatan, Russia, Jepang dan Filipina selama 90 hari atau sekitar 3 bulan dengan menempuh jarak 10.715 NM.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.