Penulis
Yudho berharap, sisa waktu 30 hari menuju pencoblosan berjalan dengan kondusif. Termasuk masa kampanye dengan sisa 26 hari lagi tetap terjaga stabilitas keamanan dan politik Balikpapan.
"Sehingga masa tenang pada 24-26 November akan dapat dimanfaatkan KPU untuk mendistribusikan logistik ke seluruh TPS agar tepat jumlah, tepat waktu, tepat sasaran, dan tepat guna," ucap Yudho.
Dalam kesempatan yang sama, Muzakkir pun menekankan, pertemuan silaturahmi dengan seluruh tokoh dan elemen masyarakat Balikpapan merupakan agenda strategis untuk menjaga persatuan dan keharmonisan.
Melalui pendekatan yang inklusif, dapat diredam segala potensi perbedaan pandangan, menyikapi perbedaan pilihan politik secara bijaksana, dan mengedepankan kepentingan bersama.
Baca juga: Kunjungan ke IKN Meningkat, Tour Guide Terlatih Dibutuhkan
Muzakkir pun mengajak semua pihak untuk menggalang komunikasi dan koordinasi yang baik antara pemerintah dan masyarakat agar setiap isu yang berkembang dapat diselesaikan dengan cepat dan tepat.
"Kemudian memperkuat sikap toleransi dan kebersamaan, menjadikan perbedaan sebagai kekayaan sosial yang menguatkan identitas kota balikpapan sebagai kota yang damai dan harmonis," tuturnya.
Tak lupa pula meningkatkan pengawasan dan pencegahan terhadap potensi gangguan keamanan yang dapat mengancam kondusivitas, dengan melibatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan masing-masing.
"Berikutnya, mendorong setiap elemen masyarakat untuk turut serta aktif dalam mengawasi tahapan pilkada secara damai dan tertib, tanpa provokasi maupun hal-hal yang dapat memicu konflik," tuntas Muzakkir.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang