NUSANTARA, KOMPAS.com - Pembangunan ibu kota negara baru, Ibu Kota Nusantara (IKN) terus dilanjutkan.
Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Basuki Hadimuljono mengatakan, Kantor Kementerian Koordinator (Kemenko) selesai dibangun pada Desember 2024.
Selain itu, juga ada Rumah Susun (Rusun) Aparatur Sipil Negara (ASN) yang juga segera beres pembangunannya.
"Ekosistem kotanya di bawah Kemenko sudah banyak gerai-gerai yang buka, selain Excelso yang sekarang, itu sudah ada beberapa, rumah makan juga," ungkap Basuki saat ditemui di Kantor Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) di Jakarta, Senin (18/11/2024).
Basuki mengatakan jumlah rumah menteri di IKN akan ditambah, yang semula hanya 36 unit, menjadi 48 unit.
"Kalau Merah Putih nanti jadi 48, nanti rumahnya pasti juga harus kita tambahin," lanjut Basuki.
Baca juga: Rumah Menteri di IKN Bakal Ditambah, Total Jadi 48 Unit
Basuki juga membeberkan koordinasinya dengan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi terkait rencana pemindahan ASN ke IKN.
"Bertahap kan. Saya harus melaporkan apa saja yang sudah siap, atau kantor-kantor. Semua sudah siap, tapi juga eselon I berapa saja, eselon II berapa saja, staf berapa, termasuk huniannya," tutur Basuki.
Pada kesempatan tersebut, Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi OIKN Agung Wicaksono mengatakan OIKN menerima 500 letter of intent (LoI) dari calon investor.
"500 lebih, yang paling penting kan adalah LoI yang memang betul-betul untuk investasi ya, jadi yang kita proses LoI yang investasi," cetus Agung.
Artinya, minat investasi bukan hanya berasal dari badan usaha yang mau menanamkan modalnya di IKN, tetapi juga dari vendor atau kontraktor yang menawarkan jasa mereka.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang