Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Partisipasi Pemilih Pilkada 2024 di Lapas Balikpapan Tembus 100 Persen

Kompas.com, 29 November 2024, 11:03 WIB
Hilda B Alexander

Penulis

NUSANTARA, KOMPAS.com - Partisipasi pemilih pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilada) di Lembaga Pemasayarakatan (Lapas) Klas IIA Balikpapan mencapai 100 persen.

Kepala Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Klas IIA Balikpapan Pujiono Slamet mengungkapkan, terdapat 706 Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang mayoritas merupakan Warga Binaan Permasyarakatan (WBP).

Jumlah DPT ini tersebar di dua tempat pemungutan suara (TPS) Lokasi Khusus yakni TPS 903 dan TPS 904 dengan masing-masing 353 DPT.

Baca juga: Suara Masuk 100 Persen, Quick Count Pilkada Balikpapan versi Indikator: Rahmad-Bagus Raup 58,97 Persen

Selama proses Pilkada mulai dari pencoblosan hingga perhitungan suara, berjalan dengan aman, lancar, tertib, dan terkendali.

“Pengawasan pun optimal sehingga pilkada serentak yang diikuti warga binaan dan pada TPS khusus Lapas Balikpapan berjalan aman,” ujar Pujiono dalam keterangan tertulis yang dikutip Kompas.com, Jumat (29/11/2024).

Oleh karena itu, dia mengapresiasi jajaran petugas lapas yang telah mendukung berjalannya pilkada yang damai dan akuntabel.

Menurut Pujiono, seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan lapas Balikpapan netral dalam pilkada.

Baca juga: Quick Count Pilkada Kaltim versi Indikator: Rudi-Seno Unggul Sementara 56,44 Persen

Netralitas ASN dalam pilkada terus didorong, karena sangat penting dalam menciptakan Pilkada damai dan demokratis.

"Atas suksesnya pesta demokrasi di Lapas Balikpapan, kami juga ucapkan terimakasih kepada TNI Polri yg sudah membantu keamanan jalanya Pilkada 2024 di Lapas Balikpapan," ungkap Pujiono.

Sementara itu, untuk hasil pemungutan suara di Lapas Klas II Balikpapan pada pemilihan gubernur, Pasangan calon (Paslon) Nomor 2 yakni Rudi Mas'ud-Seno Aji unggul atas Paslon nomor 1 Isran Noor-Hadi Mulyadi.

Baca juga: Rudi-Seno Unggul Telak di Kandang Sendiri, Melesat 56,68 Persen dalam Quick Count Indikator

Paslon Nomor Urut 2 memperoleh suara sebanyak 605, sementara itu Paslon Nomor Urut 1 82 suara.

Sedangkan pemilihan wali kota, Paslon petahana Rahmad Mas'ud-Bagus Susetyo mengatasi rivalnya dengan perolehan suara sebanyak 376, diikuti Paslon Nomor Urut 2 Rendi Susiswo Ismail-Eddy Sunardi sebanyak 22 suara, dan Paslon Nomor Urut 3 Muhammad Sa'bani-Syukri Wahid sebanyak 14 suara.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau