NUSANTARA, KOMPAS.com - Pembangunan Gedung dan Kawasan Basilika dan Gereja di Ibu Kota Nusantara (IKN) diprediksi menelan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp 704,9 miliar.
Hal ini sebagaimana tercantum dalam Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kementerian Pekerjaan Umum (PU).
Baca juga: Pembangunan Basilika Nusantara di IKN Masih Proses Perizinan Vatikan
Lelang proyek tersebut dimenangkan oleh PT Wijaya Karya (Persero) Tbk dengan harga penawaran Rp 651,9 miliar. Saat ini, proses lelang tersebut masih pada tahapan masa sanggah.
Berdasarkan basic design yang diterima Kompas.com, kompleks Basilika dan Gereja akan dibangun di Kawasan Peribadatan IKN.
Ini berada di dalam satu kawasan dengan Masjid Negara, Vihara, Pura, Gereja, serta Klenteng.
Sementara khusus kompleks Basilika memiliki luas bangunan 10.612,66 meter persegi, dan luas persil 2.023 hektar dengan lingkup pekerjaan terdiri dari bangunan gedung dan kawasan.
Untuk bangunan gedung, meliputi Gedung Gereja Katolik empat lantai seluas 8.586 meter persegi, Wisma Uskup tiga lantai 1.770 meter persegi, dan Bangunan Penunjang (Kantin) dua lantai 256 meter persegi.
Sedangkan untuk kawasan, meliputi Plaza Gereja Katolik, Pelataran Utama, Pelataran Makan, Plaza Jalan Salib, Taman Doa, Taman Wisma Uskup, serta Parkiran.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.