Penulis
NUSANTARA, KOMPAS.com - TNI Angkatan Udara (AU) mendukung proses pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN), terutama di bidang pertahanan udara dan pembangunan infrastruktur Bandara Nusantara.
Salah satu bentuk dukungan adalah mengerahkan pesawat tanpa awak (drone) oleh Dinas Survei dan Pemotretan Udara TNI AU (Dissurpotrudau) untuk memetakan kawasan Bandara Nusantara.
Pemetaan kawasan Bandara Nusantara ini merupakan bentuk nyata komitmen TNI AU dalam mendukung pembangunan nasional melalui pemanfaatan teknologi survei udara modern yang akurat dan efisien guna mendukung percepatan pembangunan berkelanjutan.
Baca juga: Pasokan Listrik di IKN, dan Kalimantan Selama Nataru Aman
Tujuan pemetaan dari udara ini agar pemerintah memiliki data lengkap terkait denah dan wilayah kawasan Bandara Nusantara.
Dengan denah dan informasi yang lengkap, pemerintah dapat melakukan pembangunan infrastruktur bandara dengan maksimal.
Terlebih dalam operasi ini, TNI AU mengerahkan drone untuk memotret lahan ketinggian 900 kaki dengan cakupan area seluas 35 kilometer persegi.
Data berupa foto dari udara itu akan diolah lebih lanjut sebagai informasi geospasial untuk mendukung perencanaan pembangunan infrastruktur di IKN.
Kegiatan pemotretan tersebut sudah dilakukan TNI AU sejak 9 sampai 13 Desember 2024.
Dengan adanya upaya ini, TNI AU berharap pembangunan infrastruktur bandara IKN dapat dikerjakan secara maksimal dan tepat sasaran sesuai kebutuhan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang