Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tol IKN Seksi 1A Bandara SAMS Sepinggan Mulai Dibangun Juli 2025

Kompas.com, 18 Januari 2025, 10:01 WIB
Add on Google
Hilda B Alexander

Penulis

NUSANTARA, KOMPAS.com - Proyek Jalan Tol IKN Seksi 1A yang menghubungkan Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan-Balikpapan Selatan mulai dibangun pada Juli 2025, dan ditargetkan tuntas 2027.

Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur Hendro Satrio Kamaluddin mengungkapkan, sebagian infrastruktur konektivitas ini dirancang dengan struktur melayang atau elevated.

Jalan Tol IKN Seksi 1A akan tersambung langsung dengan Seksi 1B yang dimulai dari Km 8 Tol Balikpapan-Samarinda (Balsam) hingga sekitar Polsek Balikpapan Selatan.

Baca juga: Wali Kota Balikpapan Dukung Proyek Tol Bandara SAMS Sepinggan-IKN

Jalur ini sebagian besar dirancang melayang dalam konstruksi berupa flyover sepanjang 5 kilometer, yang memungkinkan kendaraan melaju di atas jalan kota yang ada.

"Dalam pengembangannya, Tol IKN Segmen 1A dan 1B menjadi prioritas, di mana sebagian strukturnya dirancang melayang (elevated)," ujar Hendro.

Dengan estimasi anggaran proyek mencapai Rp 1,9 triliun yang sepenuhnya berasal dari APBN, Tol IKN Seksi 1A akan dimulai konstruksinya setelah proses tender yang dijadwalkan pada Februari 2025.

Biasanya proses tender memakan waktu 2,5 bulan hingga 3 bulan. Jika lancar, kontrak proyek dapat diteken pada Mei atau Juni 2025.

Jalan Tol Seksi 1A ditargetkan tuntas pada 2027, menggunakan skema kontrak tahun jamak atau multi years contract (MYC), serupa dengan Seksi 1B yang dibangun sejak 2024 hingga rampung nanti pada 2026.

Teknik Fondasi Bored Pile

Guna memastikan kekokohan struktur, proyek ini menggunakan teknik fondasi bored pile dengan diameter 80 cm hingga 1,2 meter, dengan kedalaman 20-25 meter.

Fondasi bored pile banyak digunakan dalam konstruksi bangunan, terutama pada tanah yang lunak atau memiliki daya dukung rendah, seperti Kota Balikpapan.

Metode ini melibatkan pembuatan lubang bor vertikal di dalam tanah, kemudian diisi dengan beton bertulang.

Baca juga: Rudal Jarak Menengah IKN Ditempatkan di Dua Lokasi, Jangkauan 100 Km

"Teknik ini memberikan stabilitas tinggi untuk menahan struktur flyover di atasnya," cetus Hendro.

Jalan Tol IKN Seksi 1A dan 1B Bandara SAMS-Tol Balsam dirancang memiliki dua jalur dengan masing-masing tiga lajur per arah.

Lebar setiap lajur adalah 3,75 meter, sehingga total lebar jalur atau right of way (ROW) mencapai 12 meter per arah.

Seperti halnya proyek infrastruktur di wilayah perkotaan lainnya, pembebasan lahan menjadi tantangan terbesar.

Namun, BBPJN Kaltim dan Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan sepakat, upaya pendekatan kepada masyarakat terus dilakukan agar proses pembebasan lahan yang dibutuhkan untuk membangun tol ini dapat berjalan lancar dan sesuai target.

Baca juga: Jalan Tol IKN Sudah Punya Sertifikat Tanah

Adapun lahan milik warga yang terkena dampak pembangunan jalan tol ini masing-masing sebanyak 181 bidang untuk Tol IKN Seksi 1A dan 1.307 bidang untuk Seksi 1B.

Tol IKN Seksi 1A dan 1B diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antardaerah, mempermudah akses dari dan ke Bandara SAMS Sepinggan, serta mendukung pengembangan kawasan IKN.

Selain itu, proyek ini juga berpotensi menciptakan lapangan kerja serta meningkatkan perekonomian daerah sekitarnya.

Pemerintah berkomitmen untuk memastikan penyelesaian proyek ini sesuai jadwal, dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan dan kualitas infrastruktur.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau