Editor
NUSANTARA, KOMPAS.com - Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Balikpapan berencana melakukan transformasi Taman Bekapai, di jalan Jendral Sudirman, Balikpapan, Kalimantan Timur, menjadi Ruang Bersama Indonesia (RBI).
Kepala DP3AKB Balikpapan Heria Prisni mengumumkan, peresmian RBI ini akan dilakukan oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Indonesia, Arifah Fauzi, pada tanggal 27 Februari 2025.
Heria menjelaskan, RBI merupakan gerakan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, termasuk individu, kelompok masyarakat, organisasi kemasyarakatan, akademisi, media, dan dunia usaha.
Persiapan Lintas OPD
DP3AKB Balikpapan pun telah melakukan persiapan dan melengkapi fasilitas yang diperlukan untuk mendukung keberadaan RBI.
Baca juga: Mencari Rumah Murah Ideal di Penyangga IKN, Balikpapan Surganya
Dalam mewujudkan RBI ini, DP3AKB berkolaborasi dengan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) akan bertanggung jawab menjaga kebersihan dan melakukan pengawasan lingkungan di sekitar taman.
Dinas Perpustakaan dan Arsip akan menyediakan buku-buku bacaan, sehingga pengunjung dapat menikmati ruang membaca di taman.
Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) akan meningkatkan keamanan dengan memasang kamera pemantau (CCTV) di area taman.
Baca juga: Kunjungan ke Balikpapan, Nusron Serahkan 44 Sertifikat Tanah Warga
Selain itu, dukungan juga datang dari legislatif atau DPRD dalam bentuk pengawasan dan persetujuan anggaran.
Untuk mempercantik kawasan Taman Bekapai, area ini juga akan bebas dari kabel yang akan ditanam di bawah tanah.
Peluncuran RBI di Daerah Lain
Sebelum meresmikan RBI di Balikpapan, Menteri PPPA, Arifah Fauzi, telah meluncurkan RBI di enam provinsi secara serentak pada 22 Desember 2024, bertepatan dengan peringatan Hari Ibu.
Keenam lokasi tersebut adalah:
Dengan diresmikannya Taman Bekapai sebagai RBI, diharapkan dapat menjadi wadah bagi masyarakat Balikpapan untuk berinteraksi, berkolaborasi, dan mengembangkan potensi diri.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.