Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Usai Jual Mal di Medan, Agung Podomoro Alihkan Radar Ekspansi Dekat IKN

Kompas.com, 29 Oktober 2026, 19:35 WIB
Hilda B Alexander

Penulis

NUSANTARA, KOMPAS.com — PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) resmi mengalihkan radar ekspansinya ke Kalimantan untuk menangkap peluang pertumbuhan di wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).

Langkah ini diambil perseroan usai mengantongi dana segar dari pelepasan aset matang Deli Park Medan pada awal tahun ini.

Sebagai wujud nyata ekspansi tersebut, pengembang properti ini tengah bersiap meresmikan soft opening Central Park Borneo Bay di Balikpapan pada 12 November 2026 mendatang.

Baca juga: Investasi Swasta di IKN Tembus Rp 75,77 Triliun, Ini Dampaknya buat Ekonomi

Proyek ini digadang-gadang bakal menjadi pusat perbelanjaan premium pertama di tanah Kalimantan.

Corporate Secretary APLN, Justini Omas, mengungkapkan bahwa pengalihan fokus dan pengembangan aset baru ini merupakan strategi perseroan untuk memastikan pertumbuhan bisnis tetap solid dan berkelanjutan dalam jangka panjang.

"Untuk menjaga fundamental bisnis tetap solid, kami juga terus mengembangkan aset baru, termasuk Central Park Borneo Bay di Balikpapan. Langkah ini merupakan bagian dari upaya kami untuk memastikan optimalisasi aset berjalan seiring dengan pengembangan bisnis," ujar Justini dalam keterangannya, Kamis (29/10/2026).

Menurutnya, penjualan Deli Park Medan merupakan bagian dari strategi perseroan untuk mengoptimalkan nilai aset dan menjaga keseimbangan portofolio bisnis.

Kinerja keuangan melonjak

Strategi penuaian aset di Sumatera yang dilanjutkan dengan reinvestasi ke wilayah potensi baru terbukti memperkuat postur keuangan APLN.

Hingga September 2026, perseroan membukukan penjualan dan pendapatan usaha sebesar Rp 4,4 triliun, melonjak 66 persen dibandingkan Rp 2,6 triliun pada periode yang sama tahun lalu.

Laba komprehensif APLN bahkan melesat hingga 2.006 persen menjadi Rp 594,2 miliar, dari sebelumnya hanya Rp 28,2 miliar.

Baca juga: Proyek IKN Kian Masif, Setoran Pajak Kaltim Tembus Rp 12,69 Triliun

Lonjakan kinerja ini terutama disokong oleh penjualan aset properti yang menyumbang Rp 3,5 triliun, naik lebih dari dua kali lipat dibanding posisi September 2025 yang sebesar Rp 1,7 triliun.

Sementara itu, pendapatan berulang (recurring revenues) tercatat sebesar Rp 894,1 miliar, sedikit bergeser dari Rp 988,8 miliar pada tahun lalu akibat penyesuaian komposisi portofolio usai pelepasan Deli Park Medan.

Arus kas membaik 

Pelepasan aset matang dengan harga premium tersebut turut memperkuat ketahanan likuiditas emiten. Kas dan setara kas APLN per 30 September 2026 tumbuh 28,4 persen menjadi Rp 1,1 triliun.

Baca juga: Mahakam Investment Forum 2026 Jaring Komitmen Investasi Rp 54,6 Triliun di Kaltim dan IKN

Arus kas neto dari aktivitas operasi juga berbalik positif secara signifikan menjadi Rp 1,4 triliun, membalikkan posisi minus Rp 60,7 miliar pada Kuartal III-2025.

Kondisi ini didorong oleh lonjakan penerimaan kas dari pelanggan yang mencapai Rp 4,7 triliun.

Di sisi pemasaran, APLN berhasil mengantongi marketing sales sebesar Rp 878 miliar (di luar PPN) hingga akhir September 2026.

Penjualan terbanyak disumbang oleh tiga proyek utama, yakni Podomoro Park Bandung, Podomoro City Deli Medan, dan Parkland Podomoro Karawang.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
Usai Jual Mal di Medan, Agung Podomoro Alihkan Radar Ekspansi Dekat IKN
Usai Jual Mal di Medan, Agung Podomoro Alihkan Radar Ekspansi Dekat IKN
News
Investasi Swasta di IKN Tembus Rp 75,77 Triliun, Ini Dampaknya buat Ekonomi
Investasi Swasta di IKN Tembus Rp 75,77 Triliun, Ini Dampaknya buat Ekonomi
News
Proyek IKN Kian Masif, Setoran Pajak Kaltim Tembus Rp 12,69 Triliun
Proyek IKN Kian Masif, Setoran Pajak Kaltim Tembus Rp 12,69 Triliun
News
Mahakam Investment Forum 2026 Jaring Komitmen Investasi Rp 54,6 Triliun di Kaltim dan IKN
Mahakam Investment Forum 2026 Jaring Komitmen Investasi Rp 54,6 Triliun di Kaltim dan IKN
News
Kardinal Suharyo Cek Langsung Bakal Basilika Pertama Indonesia di IKN
Kardinal Suharyo Cek Langsung Bakal Basilika Pertama Indonesia di IKN
News
Delineasi IKN Dihantam 309 Karhutla, Satu Perusahaan Disanksi dan Satu Orang Tersangka
Delineasi IKN Dihantam 309 Karhutla, Satu Perusahaan Disanksi dan Satu Orang Tersangka
News
Tembus Rp 75,77 Triliun! Ini Daftar Investor Swasta yang Resmi Masuk IKN
Tembus Rp 75,77 Triliun! Ini Daftar Investor Swasta yang Resmi Masuk IKN
News
Investasi Rp 3,7 Triliun Guyur IKN, Dari Resto Arab hingga Galeri Mebel Jepara
Investasi Rp 3,7 Triliun Guyur IKN, Dari Resto Arab hingga Galeri Mebel Jepara
News
Investasi Swasta dan KPBU Mulai Deras Mengalir ke IKN, Ini Rinciannya
Investasi Swasta dan KPBU Mulai Deras Mengalir ke IKN, Ini Rinciannya
News
Percepat Akses Menuju IKN, Tol Sepinggan Paket 1B Tembus 34,5 Persen
Percepat Akses Menuju IKN, Tol Sepinggan Paket 1B Tembus 34,5 Persen
News
Lima Desa Penyangga IKN Masuk Rencana Penataan Ruang, Ini Arah Pengembangannya
Lima Desa Penyangga IKN Masuk Rencana Penataan Ruang, Ini Arah Pengembangannya
News
Jadi Tuan Rumah Forum Ekonomi Borneo, IKN Buka Peluang Investasi
Jadi Tuan Rumah Forum Ekonomi Borneo, IKN Buka Peluang Investasi
News
Update Temuan 13 Sumur Migas Baru Dekat IKN, Mentrans: Tak Boleh Hapus Hak Warga
Update Temuan 13 Sumur Migas Baru Dekat IKN, Mentrans: Tak Boleh Hapus Hak Warga
News
Mengapa Hakim Agung Langsung Turun Gunung Mengecek Proyek IKN?
Mengapa Hakim Agung Langsung Turun Gunung Mengecek Proyek IKN?
News
IKN Mangkrak? Hakim Agung Tinjau Langsung ke Lapangan
IKN Mangkrak? Hakim Agung Tinjau Langsung ke Lapangan
News
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau