NUSANTARA, KOMPAS.com - Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) akan menggratiskan sewa lahan tenan atau peritel selama dua tahun.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi II DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (12/02/2025).
"Kalau yang di tenant ini sementara satu-dua tahun kami free-kan supaya orang bisa masuk," ujar Basuki.
Basuki mengaku dirinya belajar dari pengembangan Balikpapan Superblock di Kalimantan Timur.
Baca juga: Basuki Tawarkan Lahan Gratis buat Kedutaan Besar yang Buka di IKN Sebelum 2028
Sementara saat ini sudah ada 42 tenant yang masuk ke IKN, yang terdiri dari 7 minimarket, 20 kafe atau restoran, 10 perbankan, 2 layanan kesehatan, 2 layanan ekspedisi, dan 1 laundry.
"Demikian pula sudah beroperasi 42 tenant baik di lantai dasar Rusun (Rumah Susun ASN) maupun Kemenko (Kantor Kementerian Koordinator). Lantai dasarnya kita pakai untuk sarana publik yang ada kafe, minimarket, restoran, dan lain sebagainya," papar Basuki.
Basuki mengatakan ada 51 paket proyek investasi murni yang telah melaksanakan groundbreaking tahap 1-8 di IKN.
Ada pun investasi murni tersebut bersumber dari badan usaha swasta maupun Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
"Pembangunan yang bersumber dari investasi swasta dan BUMN. Terdapat 51 paket pekerjaan dengan nilai investasi mencapai Rp 58,41 triliun," kata Basuki.
Basuki menjelaskan bahwa saat ini sudah ada 8 proyek yang telah selesai dibangun. Berikut daftarnya:
Selain itu, ada 8 paket pekerjaan investasi murni yang masih dalam tahap konstruksi. Berikut daftarnya: