Penulis
NUSANTARA, KOMPAS.com - Istana Garuda dan Kantor Kementerian Koordinator (Kemenko) di Ibu kota Nusantara (IKN) siap diresmikan.
Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU) Diana Kusumastuti mengungkapkan, seluruhnya sudah tuntas 100 persen, tinggal pekerjaan minor saja.
"Peresmian tinggal menunggu jadwal Presiden Prabowo Subianto. Karena pekerjaan fisik sudah selesai semua ya," ujar Diana menjawab Kompas.com, Senin (26/5/2025).
Diana menjelaskan, meskipun beberapa proyek masih dalam tahap penyelesaian akhir (finishing), keberhasilan ini menandai langkah besar dalam mewujudkan visi IKN sebagai pusat pemerintahan modern dan kota cerdas dunia.
Baca juga: Investasi Terus Mengalir ke IKN, Siapa Saja di Balik Proyek Jumbo Rp 12,3 Triliun
Untuk diketahui, Istana Garuda, gedung kantor presiden dengan desain ikonik berbentuk burung Garuda raksasa, menjadi salah satu proyek unggulan di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN.
Berdiri di atas lahan seluas 55,6 hektar dengan luas tapak 334.200 meter persegi, bangunan ini ditopang 4.650 bilah yang membentuk kesan megah dengan bentang sayap 177 meter dan tinggi 77 meter.
Istana Garuda mencakup berbagai fasilitas, seperti lapangan upacara, kantor presiden, kantor sekretariat presiden, dan kantor staf khusus presiden, menjadikannya pusat operasional kepresidenan di IKN.
Peresmian Istana Garuda awalnya direncanakan bersamaan dengan Istana Negara, yang telah diresmikan oleh Presiden ke-7 RI Joko Widodo pada 11 Oktober 2024.
Baca juga: Proyek Tol IKN dengan Jembatan Satwa Telan Anggaran Rp 2,6 Triliun
Namun, karena Istana Garuda masih dalam tahap finishing pada Oktober 2024, Jokowi menyerahkan peresmiannya kepada Prabowo.
Selain Istana Garuda, progres empat gedung Kementerian Koordinator (Kemenko) juga telah mencapai 100 persen penyelesaian dan masuk dalam daftar peresmian.
Empat gedung Kantor Kemenko di IKN tersebut terdiri dari Kemenko 1, Kemenko 2, Kemenko 3, dan Kemenko 4.
Setiap gedung memiliki empat tower, sehingga total terdapat 16 tower dengan desain modern yang mengusung konsep Bangunan Gedung Hijau dan Bangunan Gedung Cerdas. Total nilai konstruksi mencapai Rp 3,035 triliun.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.