Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Sinyal Positif untuk IKN, Indonesia-Tajikistan Bahas Kelanjutan PLTA

Kompas.com, 5 Juni 2025, 10:00 WIB
Hilda B Alexander

Penulis

Sumber Antara

NUSANTARA, KOMPAS.com – Visi ambisius Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai kota cerdas dan ramah lingkungan (Green Smart City) kian mendekati kenyataan.

Indonesia, melalui pertemuannya dengan Tajikistan, menjajaki kelanjutan kerja sama strategis di bidang tenaga listrik dari air (hydro-electric).

Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat pasokan energi terbarukan di IKN, sekaligus menjadi implementasi konkret dari komitmen Indonesia terhadap pembangunan berkelanjutan.

Baca juga: Perkuat Pasokan Listrik IKN, Kaltim Sambut Investasi PLTA Rp 3 Triliun

Dalam pertemuan Duta Besar Republik Indonesia untuk Kazakhstan dan Tajikistan M Fadjroel Rachman, dengan Perdana Menteri Tajikistan, Qohir Rasulzoda, di Dushanbe pada Rabu (4/6/2025), fokus pembahasan tidak hanya pada investasi alumina senilai $2 miliar AS, tetapi juga pada potensi besar pengembangan energi hidro.

Belajar dari Ahlinya: Potensi Hidroelektrik Tajikistan untuk IKN

Dorongan kerja sama di sektor hidroelektrik ini didasari oleh pengalaman luar biasa Tajikistan yang berhasil memenuhi sekitar 90 persen kebutuhan listrik negaranya dari tenaga air, bahkan mengekspor listrik ke negara tetangga.

Kemampuan dan teknologi yang dimiliki Tajikistan dalam mengelola sumber daya air untuk energi ini sangat relevan dan berharga bagi Indonesia.

"Pengalaman Tajikistan ini sangat relevan bagi Indonesia," ungkap Dubes Fadjroel.

Baca juga: Tol Bawah laut IKN, Proyek Ambisius yang Menanti Investor

Indonesia sendiri memiliki potensi hidroelektrik yang masif, contohnya proyek pembangkit listrik tenaga air terbesar di Sungai Kayan, Bulungan, Kalimantan Utara, dengan potensi lebih dari 13.000 megawatt.

Sebagian besar energi dari proyek Kayan ini direncanakan akan dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan energi IKN, menjadikannya tulang punggung energi bersih bagi ibu kota baru.

Dengan adanya kerja sama ini, IKN akan semakin kokoh berdiri sebagai Green Smart City yang mengandalkan energi bersih dan berkelanjutan.

Pemanfaatan teknologi dan pengetahuan dari Tajikistan diharapkan dapat mempercepat proses pembangunan dan operasionalisasi pembangkit listrik tenaga air di Indonesia, khususnya yang akan mendukung IKN.

Baca juga: Proyek Tol IKN 1B Balsam-Sepinggan Baru 15 Persen, Kapan Bisa Dijajal?

Dubes Fadjroel menambahkan, peningkatan hubungan investasi antara kedua negara ini adalah implementasi nyata dari visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam program hilirisasi dan industrialisasi untuk meningkatkan nilai tambah di dalam negeri.

Hal ini menunjukkan bahwa Indonesia tidak hanya fokus pada ekspor bahan mentah, tetapi juga berkomitmen untuk mengolahnya menjadi produk bernilai tinggi, termasuk energi.

Selain kerja sama di bidang energi, pertemuan ini juga membahas potensi investasi alumina sebesar 2 miliar AS (Rp 32,59 triliun) dari Tajikistan untuk pengolahan di Indonesia, serta minat Tajikistan untuk mengolah minyak sawit Indonesia menjadi produk hijau untuk pasar Asia Tengah.

Kunjungan Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, ke Kazakhstan dan Tajikistan dalam waktu dekat juga direncanakan untuk lebih memperkuat hubungan diplomatik dan membuka pasar baru bagi komoditas Indonesia di kawasan non-tradisional.

Semua inisiatif ini menegaskan komitmen Indonesia untuk membangun masa depan yang lebih hijau dan mandiri, dengan IKN sebagai salah satu pionirnya.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.



Terkini Lainnya
Diduga Sengaja Dibakar Demi Sawit, 1.600 Hektar Hutan dan Lahan IKN Hangus
Diduga Sengaja Dibakar Demi Sawit, 1.600 Hektar Hutan dan Lahan IKN Hangus
News
SMA Taruna Nusantara Kian Ekspansif, Kampus Anyar Sudah Berdiri di IKN
SMA Taruna Nusantara Kian Ekspansif, Kampus Anyar Sudah Berdiri di IKN
News
Kemenhut Guyur Ratusan Juta Rupiah Modal Usaha untuk Warga Pesisir IKN
Kemenhut Guyur Ratusan Juta Rupiah Modal Usaha untuk Warga Pesisir IKN
News
Usai Jual Mal di Medan, Agung Podomoro Alihkan Radar Ekspansi Dekat IKN
Usai Jual Mal di Medan, Agung Podomoro Alihkan Radar Ekspansi Dekat IKN
News
Investasi Swasta di IKN Tembus Rp 75,77 Triliun, Ini Dampaknya buat Ekonomi
Investasi Swasta di IKN Tembus Rp 75,77 Triliun, Ini Dampaknya buat Ekonomi
News
Proyek IKN Kian Masif, Setoran Pajak Kaltim Tembus Rp 12,69 Triliun
Proyek IKN Kian Masif, Setoran Pajak Kaltim Tembus Rp 12,69 Triliun
News
Mahakam Investment Forum 2026 Jaring Komitmen Investasi Rp 54,6 Triliun di Kaltim dan IKN
Mahakam Investment Forum 2026 Jaring Komitmen Investasi Rp 54,6 Triliun di Kaltim dan IKN
News
Kardinal Suharyo Cek Langsung Bakal Basilika Pertama Indonesia di IKN
Kardinal Suharyo Cek Langsung Bakal Basilika Pertama Indonesia di IKN
News
Delineasi IKN Dihantam 309 Karhutla, Satu Perusahaan Disanksi dan Satu Orang Tersangka
Delineasi IKN Dihantam 309 Karhutla, Satu Perusahaan Disanksi dan Satu Orang Tersangka
News
Tembus Rp 75,77 Triliun! Ini Daftar Investor Swasta yang Resmi Masuk IKN
Tembus Rp 75,77 Triliun! Ini Daftar Investor Swasta yang Resmi Masuk IKN
News
Investasi Rp 3,7 Triliun Guyur IKN, Dari Resto Arab hingga Galeri Mebel Jepara
Investasi Rp 3,7 Triliun Guyur IKN, Dari Resto Arab hingga Galeri Mebel Jepara
News
Investasi Swasta dan KPBU Mulai Deras Mengalir ke IKN, Ini Rinciannya
Investasi Swasta dan KPBU Mulai Deras Mengalir ke IKN, Ini Rinciannya
News
Percepat Akses Menuju IKN, Tol Sepinggan Paket 1B Tembus 34,5 Persen
Percepat Akses Menuju IKN, Tol Sepinggan Paket 1B Tembus 34,5 Persen
News
Lima Desa Penyangga IKN Masuk Rencana Penataan Ruang, Ini Arah Pengembangannya
Lima Desa Penyangga IKN Masuk Rencana Penataan Ruang, Ini Arah Pengembangannya
News
Jadi Tuan Rumah Forum Ekonomi Borneo, IKN Buka Peluang Investasi
Jadi Tuan Rumah Forum Ekonomi Borneo, IKN Buka Peluang Investasi
News
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau