Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Resmi Diberhentikan, Ini Peran Kunci Ali Berawi di Balik Smart Forest City IKN

Kompas.com, 4 Juli 2025, 13:53 WIB
Hilda B Alexander

Penulis

NUSANTARA, KOMPAS.com - Setelah menanti selama lima bulan sejak mengajukan pengunduran diri pada 7 Februari 2025, Prof. Mohammed Ali Berawi, M.Eng.Sc., Ph.D., secara resmi diberhentikan dari jabatannya sebagai Deputi Bidang Transformasi Hijau dan Digital (THD) Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN).

Keputusan ini tertuang dalam Petikan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 111/TPA Tahun 2025, yang ditetapkan pada 1 Juli 2025 dan ditandatangani oleh Presiden Prabowo Subianto.

Pemberhentian ini berlaku efektif sejak pelantikan pejabat baru, disertai ucapan terima kasih atas pengabdian dan jasa-jasanya.

Kepada Kompas.com, Jumat (4/7/2025), Mohammed Ali Berawi yang akrab disapa Ale, menyampaikan rasa syukurnya dan berterima kasih kepada rekan-rekan Pimpinan Tinggi Madya Otorita IKN atas kerja sama yang terjalin. Ia juga mendoakan kesuksesan bagi semua pihak dalam membangun republik tercinta.

Baca juga: Prabowo Resmi Memberhentikan Ali Berawi dari Jabatan Deputi Otorita IKN

Kepergian Ale meninggalkan jejak penting dalam perancangan dan implementasi IKN sebagai kota hutan cerdas (smart forest city) yang mengedepankan lima prinsip utama: hijau (green), tangguh (resilient), berkelanjutan (sustainable), inklusif (inclusive), dan cerdas (smart city).

Warisan Kota Hutan Cerdas IKN

Selama menjabat sebagai Deputi THD Otorita IKN sejak 2022, Ale adalah sosok kunci di balik persiapan dan sosialisasi seluruh master plan, blue print, guidelines, dan berbagai aspek terkait visi IKN sebagai smart forest city.

Kontribusinya terlihat nyata dalam berbagai pencapaian:

1. Infrastruktur Digital Modern dan Terintegrasi

Kedeputian THD berhasil merealisasikan pembangunan infrastruktur digital yang modern dan terintegrasi di IKN.

Baca juga: Otak di Balik IKN, Ali Berawi Raih Doktor Kehormatan Kampus Top Rusia

Beberapa capaian penting meliputi, pemasangan berbagai perangkat Internet of Things (IoT) dan fasilitas pendukung kota cerdas, pembangunan jaringan sensor perkotaan yang saling terintegrasi, termasuk 40 sensor kebakaran hutan yang mampu menghitung tekanan udara, temperatur, dan kelembaban.

Kemudian satu sensor banjir untuk mengukur kedalaman air sungai, satu sensor kualitas udara untuk mengukur konsentrasi polutan, serta lebih dari 90 kamera CCTV yang mendukung sistem keamanan melalui analitik video.

Selanjutnya pemasangan Security dan Network Operation Center (SOC/NOC) untuk stabilitas dan keamanan infrastruktur digital.

Pembentukan unit Computer Security Incident Response Team (CSIRT) untuk mitigasi ancaman siber proaktif.

Baca juga: Ali Berawi yang Mundur dari Otorita IKN Masih Bertugas Dampingi Basuki

Pengoperasian Integrated Command and Control Center (ICCC) IKN tahap 1 di Hunian Pekerja Konstruksi (HPK) untuk pengawasan pembangunan, operasional kota, serta pengelolaan keamanan dan bencana melalui kolaborasi dengan TNI, Polri, dan instansi lainnya.

Infrastruktur digital juga berkembang pesat melalui Multi Utility Tunnel (MUT) yang mengintegrasikan jaringan telekomunikasi dengan utilitas lainnya, mencapai penggelaran lebih dari 40 km kabel Fiber Optic.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau