Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Gubernur Kaltim Ingatkan Kualitas Konstruksi Jadi Kunci Penyangga IKN

Kompas.com, 5 September 2025, 23:57 WIB
Hilda B Alexander

Penulis

NUSANTARA, KOMPAS.com - Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Rudy Mas'ud, memberikan penekanan tajam kepada para pelaku jasa konstruksi di wilayahnya.

Di tengah pesatnya pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN), ia mengingatkan bahwa proyek-proyek infrastruktur di Kaltim harus mengedepankan mutu, profesionalisme, dan akuntabilitas.

Menurut Rudy, pembangunan tidak bisa hanya sekadar selesai, melainkan harus memenuhi tiga kriteria utama: tepat waktu, sesuai anggaran, dan tepat sasaran (on time, on budget, on delivery).

Baca juga: Pintu Gerbang IKN Dapat Sinyal Hijau Bangun Proyek Jumbo

Diwartakan Antara, Jumat (5/9/2025), Rudy memaparkan tiga fokus pembangunan utama yang akan menjadi tulang punggung Kaltim. Pertama, adalah infrastruktur fisik seperti jalan dan jembatan.

Beberapa proyek strategis yang menjadi prioritas adalah penyelesaian jalan di Mahakam Ulu, pembangunan jalan hauling sepanjang 85 km, serta konektivitas regional yang menghubungkan Kaltim dengan Kalimantan Utara dan Tengah.

Proyek-proyek vital ini ditargetkan selesai pada tahun 2026. Tujuannya jelas: memperlancar perputaran ekonomi dan membuka potensi-potensi baru, termasuk pariwisata.

Baca juga: 14 Gedung Pemerintah di IKN Kantongi Sertifikat Bangunan Hijau

Pilar kedua adalah infrastruktur digital. Rudy mengakui, pembangunan fisik tidak akan optimal tanpa dukungan digital yang mumpuni.

Saat ini, masih ada 109 desa di Kaltim yang belum teraliri listrik secara memadai karena kendala akses jalan.

Menghadapi Tantangan, Mendorong Daya Saing

Selain infrastruktur, Rudy juga menyoroti pentingnya sumber daya manusia (SDM) yang kompeten.

Ia menyebut, Kaltim masih kekurangan puluhan ribu tenaga kerja konstruksi bersertifikat. Ini adalah tantangan sekaligus peluang besar bagi para pelaku usaha dan tenaga kerja lokal.

Baca juga: 25 Tower Rusun Disiapkan, Begini Skema Pemindahan ASN ke IKN

Rudy meminta para penyedia jasa konstruksi untuk terus meningkatkan kompetensi dan sertifikasi.

"Jadilah penyedia jasa yang andal, berkualitas, dan inovatif, bukan sekadar standar," pesannya.

Melalui forum-forum kolaborasi seperti ini, Rudy berharap sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat semakin kuat.

Dengan fondasi yang kokoh, ia optimistis Kaltim akan menjadi penyangga utama yang andal bagi IKN dan mencapai visi Kaltim sukses menuju generasi emas.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau