Penulis
Sementara kondisi cuaca buruk di laut menyebabkan pasokan ikan terbatas. Akibatnya, harga ikan layang dan ikan tongkol melonjak karena jumlah nelayan yang melaut lebih sedikit, sementara permintaan tetap kuat.
Sementara kenaikan harga BBM jenis Dexlite dan Pertamina Dex juga memicu kenaikan tarif angkutan laut, yang menambah tekanan inflasi.
Di tengah kondisi ekonomi yang fluktuatif, optimisme konsumen di Balikpapan tetap tinggi.
Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) tercatat 129,8, yang menunjukkan bahwa masyarakat masih sangat percaya pada kondisi ekonomi saat ini dan di masa depan.
Baca juga: Balikpapan Krisis Rumah Murah, Kebutuhan 25.000 Unit Tak Terpenuhi
Tingginya keyakinan ini bisa menjadi pedang bermata dua; di satu sisi, menggerakkan ekonomi, namun di sisi lain, permintaan yang kuat bisa membuat harga naik jika pasokan tidak stabil.
Menanggapi hal ini, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan Robi Ariadi memastikan, pihaknya bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) terus bersinergi.
"Kami melakukan pemantauan harga rutin, menggelar pasar murah, dan mendorong program ketahanan pangan seperti Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) dan pemanfaatan lahan pekarangan," ujar Robi, dikutip Kompas.com, Selasa (9/8/2025).
Langkah-langkah ini bertujuan untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan inflasi daerah tetap dalam kisaran target nasional 2,5 persen ± 1 persen.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang