Penulis
NUSANTARA, KOMPAS.com - Guna mengejar penyelesaian fungsional pada Juli 2024, pekerjaan interior, arsitektural, mekanikal-elektrikal-plumbing (ME), instalasi air bersih dan listrik Kantor Presiden di Ibu Kota Nusantara (IKN) terus mengalami akselerasi.
Hingga 27 Juni 2024, progres pembangunan fisik kantor yang akan digunakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu sudah mencapai angka 90 persen.
Ketua Satgas Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur IKN Danis Hidayat Sumadilaga mengungkapkan hal itu kepada Kompas.com.
Baca juga: Digunakan Jokowi Juli Ini, Kantor Presiden di IKN Terus Dikejar Penyelesaiannya
"Perkembangan konstruksi Kantor Presiden cukup baik, kendati terkendala cuaca hujan.
Danis juga membantah banjir yang terjadi pada Selasa (24/6/2024) merendam KIPP IKN. Menurutnya, banjir tersebut terjadi di Sepaku, dan jauh dari area pembangunan KIPP IKN.
"Sore serta esok harinya, Rabu (26/6/2024) sudah surut," imbuh Danis.
Oleh karena itu, pihaknya terus bekerja keras sampai dengan Juli ini agar semua dapat berfungsi, termasuk aksesibilitasnya.
Baca juga: Per 31 Mei 2024, Pembangunan IKN Habiskan Rp 5,5 Triliun
Bahkan, Danis mengupayakan semaksimal mungkin dikejar penyelesaian seluruh gedung untuk Kantor Presiden dan Istana Negara yang saat ini sudah mencapai sekitar 80 persen.
"Semaksimal mungkin, kami upayakan, kalau bisa whole building, baik Kantor Presiden maupun Istana Negara berfungsi nanti," tutur Danis.
Selain Kantor Presiden dan Istana Negara, gedung yang mendukung ekosistem perkantoran seperti Kantor Kementerian Koordinator 1-4, akan fungsional untuk Lantai 1 sampai dengan Lantai 3.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.