Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jelang HUT RI di IKN, Kamar Hotel Penuh dan Tarif Melonjak 50 Persen

Kompas.com, 10 Juli 2024, 06:46 WIB
Add on Google
Hilda B Alexander

Penulis

NUSANTARA, KOMPAS.com – Upacara Peringatan HUT ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2024 yang dilaksanakan secara perdana di Ibu Kota Nusantara (IKN), mendapat atensi luas masyarakat.

Hal ini tecermin dari tingkat pemesanan hotel di Balikpapan, sebagai kota penyangga IKN, yang menunjukkan 100 persen. Angka ini melonjak lebih dari 50 persen dibanding hari-hari biasa.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Balikpapan Sugianto mengungkapkan, seluruh hotel bintang 3, 4, dan 5 telah dipesan untuk tanggal 15 Agustus-18 Agustus 2024.

Baca juga: Tak Ganggu Penerbangan Komersial, Uji Coba Sky Taxi IKN Akhir Juli

"Semua hotel bintang 3, 4, dan 5 di Balikpapan sudah penuh, dan rata-rata tamu sudah membayar penuh," ujarnya Sugianto kepada Kompas.com, Selasa (9/7/2024).

Dia pun mengimbau masyarakat atau para tamu yang belum mendapatkan hotel segera mencari alternatif lain untuk menghindari kesulitan pada menit-menit akhir pelaksanaan HUT RI.

PHRI Balikpapan telah mengarahkan calon tamu yang belum mendapatkan akomodasi ke hotel bintang 1, bintang 2, maupun penginapan atau guest house.

Sugianto memastikan akan terus berkoordinasi dengan para pelaku perhotelan untuk mengatasi lonjakan ini.

"Kami sudah mengadakan beberapa kali pertemuan dengan para pelaku perhotelan, dan besok akan ada pertemuan lagi untuk memastikan kesiapan semua pihak," ungkap Sugianto.

Selain karena kehadiran IKN, tingganya tingkat okupansi hotel juga didorong oleh aktifnya kegiatan meeting, incentives, convention and exhibition (MICE).

Baca juga: Proyek IKN Dipastikan Tak Molor Meski Disetop Sementara Jelang HUT RI

Hal ini terutama aktivitas MICE yang digelar oleh pemerintahan, baik pusat maupun daerah (government spending).

"Dengan adanya Ibu Kota Negara (IKN), okupansi hotel di Balikpapan terus meningkat. Banyak acara dari pemerintah dan kementerian yang diadakan di sini, sehingga kondisi hunian hotel meningkat," jelasnya.

Director Sales and Marketing Swiss-belhotel Balikpapan Fatchurizal Murdiansah KOMPAS.com/HILD B ALEXANDER Director Sales and Marketing Swiss-belhotel Balikpapan Fatchurizal Murdiansah
Tarif naik

Tingginya aktivitas MICE dan permintaan kamar, berdampak pada peningkatan tarif hotel atau average daily rate (ADR). 

Hal ini dialami Swiss-belhotel Balikpapan yang menetapkan harga mulai dari Rp 1 juta per malam.

Harga ini, menurut Director Sales and Marketing Swiss-belhotel Balikpapan Fatchurizal Murdiansah lebih tinggi 50 persen ketimbang tarif pada saat normal atau sebelum relokasi IKN.

Baca juga: 30 Atlet IKN Berlaga di PON XXI, Optimistis Raup Medali dari Layar

"Sebelumnya hanya sekitar Rp 500.000 per malam per kamar untuk harga terendah," ucap Fatchurizal.

Kendati mengalami lonjakan harga, namun seluruh 234 kamar Swiss-belhotel Balikpapan telah terpesan penuh pada 15, 16, 17 Agustus 2024.

"Kami terus mempersiapkan segala hal terkait kualitas kamar, layanan food and beverage, termasuk perangkat yang mendukung kegiatan MICE, terutama persiapan HUT RI di IKN," imbuh Fatchurizal.

Setelah IKN, pada akhir pekan Swiss-belhotel Balikpapan terus mencatat kenaikan okupansi dan lama menginap atau length of stay. Dari sebelumnya rerata hanya 50-60 persen, kini menjadi rerata 70 hingga 80 persen dengan length of stay 2-3 malam.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau