Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kondisi Terkini Beranda Nusantara, Venue HUT RI 17 Agustus 2024

Kompas.com, 20 Juli 2024, 07:02 WIB
Add on Google
Hilda B Alexander

Penulis

NUSANTARA, KOMPAS.com - Percepatan penyelesaian konstruksi fisik Beranda Nusantara di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibu Kota Nusantara (IKN), terus dikejar.

Hal ini karena Beranda Nusantara akan digunakan sebagai venue upacara HUT ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) jika hujan turun.

Baca juga: EKSKLUSIF, Ini Taksi Terbang IKN Buatan Hyundai, Mengudara 29 Juli

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono pun meminta pelaksana konstruksi untuk mempercepat penyelesaian fisik Beranda Nusantara.

“Saya minta untuk dipercepat, tambah lagi pekerjanya. Minggu kedua Juli saya harap sudah selesai,” ujar Basuki.

Beranda NusantaraKOMPAS.com/HILDA B ALEXANDER Beranda Nusantara
Saat ini pekerjaan fisik Beranda Nusantara mencapai tahap 71,9 persen.

Secara paralel, pelaksana konstruksi PT Nindya Karya-PT Penta KSO juga tengah mengebut pekerjaan Memorial Park dengan progres pekerjaan struktur 40 persen.

Baca juga: Ini Trek Uji Coba Kereta Otonom Tanpa Rel Buatan China di IKN

Kemudian pekerjaan patung 61 persen, progres pekerjaan struktur Bukit Bendera 50 persen, dan pekerjaan tiang bendera 50 persen.

Khusus Memorial Park, pembangunannya ditargetkan tuntas pada 16 Agustus 2024 atau satu hari sebelum perayaan upacara HUT ke-79 RI yang diselenggarakan secara hybrid di IKN dan Jakarta.

Beranda NusantaraKOMPAS.com/HILDA B ALEXANDER Beranda Nusantara
Oleh karena itu, Basuki juga meminta beautifikasi Memorial Park segera dikerjakan.

“Ini adalah event penting, harus bisa dan harus semangat,” ucapnya.

Baca juga: Istana Wakil Presiden di IKN Segera Groundbreaking

Beautifikasi dimaksud adalah penanaman beragam jenis tanaman, pohon, dan vegetasi lainnya.

Dia menegaskan agar pelaksana konstruksi jangan menunggu pekerjaan selesai.

Beranda Nusantara di Ibu Kota Nusantara (IKN)Candra Tri Listyanto Beranda Nusantara di Ibu Kota Nusantara (IKN)
"Biar kelihatan hidup. Saya minta pertengahan Juli sudah rapi, ambiance terlihat mau seperti apa,” tambah Basuki.

Baca juga: Dibangun 29 Jam, Topping Off HPK Tahap II di IKN Sabet Rekor MURI

Memorial Park dibangun sebagai bentuk penghormatan pada pahlawan pendiri bangsa yang telah memerdekakan Indonesia.

Fasilitas ini akan terintegrasi dengan kawasan Beranda Nusantara yang menjadi point of view di IKN yang mampu menarik perhatian masyarakat serta para tamu negara yang berkunjung.

Interior Lantai I Beranda NusantaraKOMPAS.com/HILDA B ALEXANDER Interior Lantai I Beranda Nusantara
Selain itu, kehadirannya akan melengkapi berbagai fasilitas yang tengah dibangun, termasuk mempersiapkan pelaksanaan upacara peringatan kemerdekaan Republik Indonesia pada Agustus 2024.

Baca juga: Pemprov Kaltim Siapkan Videotron buat Nobar Upacara 17 Agustus di IKN

Memorial Park IKN dibangun dengan biaya Rp 335 miliar. Menempati area seluas 2.034 meter persegi, Memorial Park mencakup area altar seluas 1.690 meter persegi dan akses tangga seluas 344 meter persegi.

Dapat menampung 1.000 orang, area ini dilengkapi infrastruktur jalan dan lanskap.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau