Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

OIKN: Aturan Terkait Kereta Otonom Tanpa Rel Perlu Dibuat

Kompas.com, 10 Agustus 2024, 13:57 WIB
Muhdany Yusuf Laksono,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

NUSANTARA, KOMPAS.com - Aturan mengenai pengoperasian moda transportasi dengan teknologi terbaru seperti kereta otonom tanpa rel atau Autonomous Rail Rapid Transit (ART) dinilai perlu untuk dirancang.

Hal itu disampaikan Deputi Transformasi Hijau dan Digital Otorita IKN (OIKN) Mohammed Ali Berawi saat uji teknis ART di Jalan Sumbu Kebangsaan Sisi Timur, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP), Ibu Kota Nusantara (IKN), pada Sabtu (10/8/2024).

"Aturan mengenai teknologi seperti ART ini juga harus mulai kita buat dan kita keluarkan," ujar Ale, sapaan akrabnya.

Sebab, ART merupakan buah kombinasi hybrid dari Light Rail Transit (LRT) atau kereta pabrik yang ringan, dan Advanced Bus atau bus dengan teknologi terbaru.

Untuk karakteristik kereta, ART memiliki gerbong dan beroperasi berdasarkan virtual track dengan sensor radar dan GPS yang terhubung dengan marka jalan raya.

Baca juga: Keandalan Kereta Otonom Buatan China Tanpa Rel Mulai Dijajal di IKN

Selain itu, ART memiliki dua kepala gerbong yang bisa digunakan bersamaan untuk bergerak maju atau mundur.

Sedangkan untuk karakteristik bus, ART menggunakan ban karet dan juga dijalankan secara independen di jalan raya.

"Maka misalnya akan terkait dengan tema-teman Kementerian Perhubungan (Kemenhub), teman-teman Kementerian PUPR untuk jalan dan seterusnya, ini kita memerlukan kerja sama dengan teman-teman Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) untuk sensor dan frekuensi, bahkan nanti dengan pengaturan di jalan raya, prioritas dan seterusnya juga akan melibatkan teman-teman dari Polri," tutur Ale.

Untuk itu, tujuan dari uji coba ART untuk mengevaluasi keandalan teknologinya sekaligus mengetahui sejauh mana adopsi dan adaptasi teknologi dapat diterapkan dan dikembangkan di Indonesia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau