Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Magnit, Raksasa Ritel Terbesar Rusia, Kepincut Masuk IKN

Kompas.com, 28 November 2024, 13:00 WIB
Hilda B Alexander

Penulis

NUSANTARA, KOMPAS.com - Perusahaan ritel terbesar asal Rusia, Magnit, disebut kepincut untuk berinvestasi di Ibu Kota Nusantara (IKN).

Hal ini terungkap setelah Otorita IKN menerima kunjungan perusahaan ritel terkemuka Magnit PJSC melalui Representasi Dagang dari Federasi Rusia di Republik Indonesia, Kamis (28/11/2024).

Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi Agung Wicaksono mengungkapkan, Magnit menyampaikan keinginan untuk mengetahui lebih lanjut mengenai kemajuan dari pembangunan IKN.

"Selain Magnit, ada juga minat dari perusahan-perusahan Rusia lainnya ke IKN, tadi disampaikan juga tahun 2025 rencananya mereka akan ke IKN," imbuh Agung.

Baca juga: Lagi, Investor Rusia Tertarik Masuk IKN

Untuk mengetahui lebih jauh mengenai Magnit, Kompas.com merangkum latar belakang dan kiprahnya di sektor ritel negeri yang kini dipimpin Vladimir Putin itu.

Dihimpun dari laman resmi dan sejumlah sumber, Magnit beken sebagai salah satu jaringan ritel makanan dan non-makanan terkemuka di Rusia.

Bahkan, mereka didapuk menjadi nomor satu berdasarkan jumlah toko dan cakupan geografis.

Perusahaan ini beroperasi di sekitar 4.387 lokasi dan meraup 18 juta pelanggan setiap hari.

Magnit beroperasi dengan mengusung konsep multiformat, yang mencakup toko serba ada, toko kelontong, supermarket, dan apotek.

Hingga 30 Juni 2024, perusahaan ini memiliki total 30.109 toko di 67 wilayah Rusia. Program loyalitas lintas format Magnit mencakup 80,5 juta orang.

Baca juga: Trem China Gagal Berfungsi Otonom di IKN, Bina Marga Pastikan Tak Ada Revisi Desain Jalan

Selain komoditas, perusahaan ini mengoperasikan bisnis produksi makanan berlabel pribadi, dan mengelola beberapa pabrik, menanam sayuran dan produksi makanan kering serta penganan.

Perusahaan ini memiliki kompleks rumah kaca dan jamur, yang termasuk terbesar di Rusia. Infrastruktur logistik perusahaan mencakup 47 pusat distribusi dan 6.080 truk.

Pada tahun 2000, Magnit tercatat dalam daftar Perusahaan Publik Terbesar Rusia di Dunia versi Forbes. Hingga saat ini, mereka mempekerjakan lebih dari 360.000 karyawan.

Sejarah

Magnit didirikan oleh Sergey Galitsky pada tahun 1994 di Krasnodar, wilayah selatan Rusia, sebagai perusahaan regional kecil.

Pada tahun 2006, perusahaan ini melakukan IPO di Bursa Efek London (pencatatan dibatalkan pada tanggal 30 Agustus 2022).

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau