Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tahun 2027, Balikpapan Bakal Punya Tol Layang Menuju IKN

Kompas.com, 18 Januari 2025, 18:55 WIB
Add on Google
Hilda B Alexander

Penulis

NUSANTARA, KOMPAS.com - Kota Balikpapan, Kalimatan Timur, akan memiliki jalan tol layang (elevated) pada tahun 2027 mendatang.

Hal ini menyusul Jalan Tol IKN Seksi 1A yang Balikpapan Selatan, melintasi Jalan Syarifuddin Yoes hingga menuju Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan mulai dibangun pada Juli 2025, dan ditargetkan selesai tahun 2027.

Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur Hendro Satrio Kamaluddin mengungkapkan, sebagian infrastruktur konektivitas ini dirancang dengan struktur melayang atau elevated.

Baca juga: Tol IKN Seksi 1A Bandara SAMS Sepinggan Mulai Dibangun Juli 2025

Jalan Tol IKN Seksi 1A akan tersambung langsung dengan Seksi 1B yang berawal dari Km 8 Tol Balikpapan-Samarinda (Balsam) hingga sekitar Polsek Balikpapan Selatan.

Jalur ini sebagian besar dirancang melayang dalam konstruksi berupa flyover sepanjang 5 kilometer, yang memungkinkan kendaraan melaju di atas jalan kota yang ada.

"Dalam pengembangannya, Tol IKN Segmen 1A dan 1B menjadi prioritas, di mana sebagian strukturnya dirancang melayang (elevated)," ujar Hendro.

Dengan estimasi anggaran proyek mencapai Rp 1,9 triliun yang sepenuhnya berasal dari APBN, Tol IKN Seksi 1A akan dimulai konstruksinya setelah proses tender yang dijadwalkan pada Februari 2025.

Baca juga: Otorita Bantah Kurasi Arsitektur Ditiadakan Demi Percepat Pembangunan IKN

Biasanya proses tender memakan waktu 2,5 bulan hingga 3 bulan. Jika lancar, kontrak proyek dapat diteken pada Mei atau Juni 2025.

Jalan Tol Seksi 1A ditargetkan tuntas pada 2027, menggunakan skema kontrak tahun jamak atau multi years contract (MYC), serupa dengan Seksi 1B yang dibangun sejak 2024 hingga rampung nanti pada 2026.

Baik Jalan Tol IKN Seksi 1A Bandara SAMS Sepinggan-Balikpapan Selatan maupun Jalan Tol IKN Seksi 1B Tol Balsam-Balikpapan Selatan merupakan bagian dari 10 jaringan konektivitas Jalan Tol IKN.

Saat ini, Ditjen Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum (PU) tengah menuntaskan pekerjaan tiga seksi utama Jalan Tol IKN yang menghubungkan Kota Balikpapan dan IKN.

Satu di antara tiga seksi utama Jalan Tol IKN yang tengah dibangun adalah Tol IKN Seksi 3A Karangjoang-KKT Kariangau.

Baca juga: Wali Kota Balikpapan Dukung Proyek Tol Bandara SAMS Sepinggan-IKN

Jalan tol tersebut tengah dalam proses pengaspalan, dan di titik lainnya tengah dibangun simpang susun, serta Jembatan Sungai Wain.

Direktur Sistem Strategi Penyelenggaraan Jalan dan Jembatan Ditjen Bina Marga Kementerian PU Reiza Setiawan menjelaskan, selain Jembatan Sungai Wain di Tol IKN Seksi 3A, ada juga Jembatan Satwa di Tol IKN Seksi 3B.

Jembatan Satwa ini menjadi infrastruktur ikonik di jalan tol tersebut, dan masuk dalam Paket 3B-2. Jembatan ini selesai pada pertengahan tahun 2025," kata Reiza.

Adapun tiga seksi utama tol yang dimaksud, dirancang sepanjang 27,4 kilometer, masing-masing Seksi 3A Karangjoang-KKT Kariangau sepanjang 13,4 kilometer.

Kemudian Seksi 3B KKT Kariangau-Simpang Tempadung sepanjang 7,3 kilometer, dan Seksi 5A Simpang Tempadung-Jembatan Pulau Balang sepanjang 6,7 kilometer.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau