Penulis
NUSANTARA, KOMPAS.com - Isu pengunduran diri Mohammed Ali Berawi dari jabatan sebagai Deputi Bidang Transformasi Hijau dan Digital (THD) Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) terus bergulir.
Bahkan, isu ini sempat dibahas dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Otorita IKN dan DPR RI, di Kompleks DPR/MPR Senayan, Jakarta, Rabu (12/2/2025).
Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono pun memberikan klarifikasi bahwa Mohammed Ali Berawi bukan mengundurkan diri, melainkan masa penugasannya telah tuntas.
Baca juga: Petinggi Otorita Mengundurkan Diri, Titip Pesan 5 Prinsip Utama IKN
Ia menjelaskan, status kepegawaian di Otorita IKN memang beragam, dan beberapa di antaranya berstatus penugasan.
"Itu bukan mengundurkan diri, saya sudah jelaskan di DPR. Otorita ini organisasi baru, rekrutmennya macam-macam. Bisa langsung rekrutmen, dari pegawai swasta, ada yang dari kementerian/lembaga, ada yang dari pemda provinsi/kabupaten/kota, dan juga dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM)," terang Basuki menjawab Kompas.com, Jumat (14/2/2025).
Ia mencontohkan beberapa staf yang berstatus penugasan adalah Deputi Bidang Perencanaan dan Pertanahan Mia Amalia dari Bappenas, Basuki sendiri dari Kementerian Pekerjaan umum (PU), dan Mohammed Ali Berawi dari Universitas Indonesia (UI).
"Prof Ali Berawi ini penugasan dari UI. Tanggal 10 kemarin saya mendapat surat dari dekan Fakultas Teknik UI untuk menarik kembali beliau. Sudah kalau ditarik kembali ya monggo," jelasnya.
Baca juga: Dukungan Internasional Mengalir untuk IKN, Investasi Siap Digelontorkan Usai Lebaran 2025
Dia menambahkan, kemungkinan penarikan kembali Ali Berawi adalah karena bulan Maret ini semua pegawai Otorita harus pindah ke IKN.
"Karena Prof Ali Berawi berstatus dosen, sementara ia harus fokus bekerja di IKN, jadi ya selesai. Jadi yang jelas beliau statusnya penugasan, sudah selesai ditarik oleh organiknya, bukan mundur," tegas Basuki.
Terkait posisi yang ditinggalkan Ali Berawi, Basuki mengungkapkan, pelaksana harian (Plh) belum ada karena memang surat permohonan penarikan kembali belum diproses.
Basuki juga mengaku sempat mengajak Ali Berawi ikut RDP di DPR, namun tidak bisa karena tengah mengajar.
Sementara terkait program-program Kedeputian THD dalam pembangunan smart forest city, Basuki menegaskan akan diteruskan.
"Kita terusin, enggak ada perubahan," pungkasnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang