NUSANTARA, KOMPAS.com - PT Bank Artha Graha Internasional Tbk (BAGI) resmi membuka layanan perbankan di Ibu Kota Nusantara (IKN).
Kehadiran Bank Artha Graha Internasional yang dimiliki konglomerat Tommy Winata ini bersamaan dengan dibukanya Electronic City dan Grooceries City untuk melayani masyarakat serta pelaku usaha di kawasan ibu kota baru.
Baca juga: Tol IKN Ambles, Perbaikan Ditarget Rampung Maret 2026
Pembukaan ketiga unit bisnis tersebut merupakan bagian dari dukungan terhadap percepatan pembangunan dan pemenuhan infrastruktur penunjang di IKN.
Kehadirannya diharapkan dapat memperkuat ekosistem kota yang modern, mandiri, dan berkelanjutan.
Di IKN, Bank Artha Graha Internasional menyediakan berbagai layanan utama perbankan, mulai dari pembukaan rekening, transaksi keuangan, hingga solusi digital banking.
Operasional kantor ini juga ditujukan untuk memperluas akses layanan perbankan bagi masyarakat di wilayah baru serta mendukung inklusi keuangan nasional.
Baca juga: Dosen Amerika Serikat Nilai IKN Proyek Ambisius yang Dibutuhkan Dunia
Sebagai bagian dari strategi bisnis dalam membuka akses di wilayah pengembangan baru, Bank Artha Graha Internasional berkomitmen menjadi mitra strategis dalam pertumbuhan ekonomi lokal.
Bank ini menargetkan layanan finansial yang setara dan berkualitas dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat di IKN.
Selain sektor perbankan, Electronic City turut hadir untuk memenuhi kebutuhan gaya hidup digital dengan menyediakan berbagai produk elektronik rumah tangga dan gawai.
Baca juga: IKN Dilanda Banjir, Otorita Normalisasi dan Revitalsiasi Sungai
Sementara itu, Grooceries City hadir sebagai penyedia kebutuhan konsumsi sehari-hari dengan konsep belanja hemat dan nyaman bagi masyarakat serta para pekerja di IKN.
Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi Otorita IKN Sudiro Roi Santoso mengapresiasi realisasi investasi yang dilakukan oleh Artha Graha Grup melalui kehadiran ketiga unit bisnis tersebut.
"Kami sangat mengapresiasi komitmen Bank Artha Graha Internasional, Electronic City, dan Grooceries City yang telah merealisasikan investasinya di IKN. Kehadiran sektor perbankan dan ritel ini sangat krusial dalam membangun ekosistem kota yang hidup. Ini adalah bukti kepercayaan investor terhadap prospek IKN sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru di Indonesia," ujar Sudiro Roi, dikutip dari keterangan resmi, Sabtu (10/01/2026).
Otorita IKN menandatangani tujuh Perjanjian Pemanfaatan Tanah dan Pengalokasian Lahan Aset Dalam Penguasaan (ADP) Otorita IKN bersama lima investor pada Jumat (09/01/2026).
Penandatanganan perjanjian kerja sama tersebut berlangsung di Kantor Balai Kota Otorita IKN, yang disertai dengan akta notarial.
Baca juga: 50 Tim Siap Bertarung di Sayembara Nusantara Cultural Center IKN
Lima investor yang terlibat yakni PT Bahagia Bangunnusa, PT Rangga Ekapratama, PT Fajar Maju Berkarya Gilang, PT Batara Maduma Prospernusa, serta PT Haidir Griya Karya.
Kelima investor tersebut akan mengembangkan berbagai sektor usaha di kawasan IKN, mulai dari kawasan kuliner, niaga, perkantoran, hingga fasilitas olahraga serta sarana pendukung lainnya.
Kehadiran proyek-proyek tersebut diharapkan dapat mendorong aktivitas ekonomi dan penciptaan lapangan kerja di Nusantara.
Baca juga: IKN Tancap Gas, 7 Paket Infrastruktur Strategis Hampir 100 Persen
Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan para investor terhadap pembangunan IKN.
"Saya ucapkan terima kasih dan saya yakin, kita yang akan menandatangani perjanjian kerja sama investasi hari ini akan segera melakukan pembangunan. Sampaikan juga berita ini ke rekan bisnis bapak-bapak sekalian, ayo berinvestasi ke IKN, pasti akan kami teruskan," kata Basuki.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang