Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Balikpapan Penyangga IKN, Suksesi Kepemimpinan Perwakilan BI Dikukuhkan

Prosesi pengukuhan dilakukan oleh Deputi Gubernur BI Aida S Budiman dan disaksikan Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas'ud serta pejabat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Balikpapan.

Sebelumnya, Robi ditetapkan sebagai pengganti Bambang Setio Pambudi yang diberhentikan dengan hormat karena mencapai batas usia pensiun, pada 4 Desember 2023.

Suksesi kepemimpinan Perwakilan BI Balikpapan dinilai penting karena kota ini memiliki posisi dan peran strategis sebagai penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).

Sebagaimana dikatakan Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas'ud, bahwa Kota Balikpapan mendapat banyak dampak dari proses pembangunan IKN yang demikian masif.

"Saya minta semua jajaran Forkopimda, agar menjaga suasana kota Balikpapan tetap kondusif. Mari sama-sama mendukung pembangunan IKN yang merupakan simbol peradaban Indonesia baru ke depan, menuju Indonesia emas tahun 2045," ujar Rahmad.

Dia meyakini, dengan pengalaman dan dedikasinya, Robi akan mampu membawa BI Perwakilan Balikpapan ke arah yang lebih baik lagi.

Menurutnya, BI Perwakilan Balikpapan berperan sangat penting dalam menjaga stabilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi.

Sinerginya bersama pemerintah Balikpapan telah banyak membantu dalam banyak hal termasuk pengendalian inflasi, pengembangan UMKM, dan mendukung kemandirian pesantren.

"Sejalan dengan itu, saya juga berharap sinergi yang baik ini dapat dilanjutkan, koordinasi yang baik, mengantisipasi lonjakan penduduk, meningkatnya demand terhadap berbagai komoditas dan inflasi," urai Rahmad.

Deputi Gubernur BI Aida S Budiman mengatakan, proses suksesi kepemimpinan sangat penting, mengingat BI harus memastikan pertumbuhan ekonomi terjaga, inflasi terkendali, dan harga-harga kebutuhan terangkau.

"Suskesi yang dilakukan pada Semester I-2024 ini merupakan pengukuhan dan pengenalan Kepala Perwakilan BI Balikpapan yang baru," ujar Aida.

Aida mengungkapkan, Robi telah berkarir di BI lebih dari 20 tahun. Hal ini menjadikannya memiliki kemampuan dalam memastikan implementasi seluruh kegiatan BI.

"Ilmunya tinggi sekali, dan akan jadi mitra yang baik bapak ibu sekalian," cetus Ida.

Dalam pidatonya yang berlangsung selama 8 menit, Aida kembali menegaskan komitmen BI dalam perekonomian Indonesia tetap terjaga dan aman.

Menurutnya, yang jadi permasalahan saat ini adalah kondisi global, dengan tensi geopolitik yang tinggi sekali sehingga memerlukan respons yang tepat berupa kebijakan yang dapat mencegah tekanan, terutama terhadap nilai tukar.

Kendati demikian, Aida menegaskan, BI mempunyai komitmen untuk memastikan perkuatan stabilitas makro ekonomi dan tetap mendukung pertumbuhan ekonomi.

"Kami mempunyai arah kebijakan di segi moneternya menjaga stabilitas, kemudian di makro prudensial sistem pembayarannya dijaga betul," ungkapnya.

Aida menilai pertumbuhan ekonomi Balikpapan demikian bagus dengan angka 6,5 persen sepanjang 2023, dan Kuartal I-2024 yang mencapai 7,26 persen di atas rerata pertumbuhan Nasional.

Tak hanya itu, inflasi pun tetap terjaga. Oleh karenanya BI siap untuk mengawal dan menjaga pertumbuhan ekonomi agar tetap positif. 

Lebih lanjut Aida mengatakan, ada perangkat yang mendukung pertumbuhan tetap terjaga yakni Forum Kerjasama Ekonomi Daerah (FKED), dan Investor Relation Unit (IRU).

"Keduanya bisa membantu pemerintah daerah atau stakeholder dalam sektor investasi, UMKM, sistem pembayaran, dan lain-lain. Kami pastikan hal ini berjalan murah, aman, cepat, dan mudah. Kami pastikan akan selalu berkoordinasi, bekerja sama, dan terus bersinergi," tutur Aida.

Tiga target Robi

Robi Ariadi sendiri telah menyiapkan strategi dalam mendorong dan mempertahankan pertumbuhan ekonomi Balikpapan, dan Kalimantan Timur menjadi di atas rerata Nasional lebih dari 6 persen.

"JIka sebelumnya motor penggerak pertumbuhan ekonomi adalah pertambangan, sekarang IKN yang menjadikan konsumsi masyarakat melesat tinggi," imbuh Robi.

Dia melanjutkan, ketika ekonomi tinggi investasi pun tinggi. Hal inilah yang memerlukan koordinasi, sinergi, dan kolaborasi seluruh stakeholder agar ketersediaan, distribusi lancar, harga pangan tetap terjangkau. 

"Ini kita komunikasikan dalam Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID). Nanti ketika ekonomi tumbuh baik, inflasi terjaga," ujar Robi.

Robi menargetkan tiga hal dalam kepemimpinannya, yakni pertumbuhan ekonomi, sinergi UMKM, dan mendorong program pengembangan UMKM naik kelas dari mikro menjadi pengekspor.

https://ikn.kompas.com/read/2024/05/14/171126387/balikpapan-penyangga-ikn-suksesi-kepemimpinan-perwakilan-bi-dikukuhkan

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar