Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Susul Para Naga Properti, Agung Podomoro Bangun Hunian di IKN

Keikutsertaan Agung Podomoro melalui PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) direpresentasikan melalui penandatanganan kerja sama tentang Rencana Pembangunan Hunian Pada Kawasan IKN oleh Direktur Utama APLN Bacelius Ruru dan Direktur Utama Bina Karya Boyke Prasetyanto di Jakarta, Senin (10/6/2024).

Direktur Utama APLN Bacelius Ruru mengatakan, IKN akan dibangun untuk mencapai target Indonesia sebagai negara maju sesuai visi Indonesia Emas 2045.

Menurutnya, IKN dibangun dengan identitas nasional, diharapkan dapat mengubah orientasi pembangunan menjadi Indonesia-sentris serta mempercepat transformasi ekonomi Indonesia.

"Sebagai masyarakat yang baik tentu kami merasa bangga dapat menjadi bagian dari visi Indonesia Emas 2045 melalui kontribusi dalam pembangunan IKN,” ujar Ruru.

Rencana kontribusi APLN di IKN sebelumnya telah disampaikan melalui surat minat investasi yang dikirimkan kepada Bina Karya pada Maret 2024 lalu.

“Kami berterima kasih kepada Bina Karya sebagai perpanjangan tangan dari Otorita IKN yang dalam hal ini melakukan tindakan yang bersifat komersial dengan menanggapi surat minat kami,” kata Ruru.

Ruru menjelaskan, Agung Podomoro sangat jeli melihat peluang terbukti dengan berbagai proyek eksisting di Samarinda dan Balikpapan yang telah dibangun sejak beberapa tahun lalu. Kedua kota tersebut merupakan pintu gerbang utama IKN.

“Kami optimistis ini akan menjadi momentum penciptaan captive market yang menjanjikan bagi perkembangan sektor properti,” imbuh Ruru.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama Bina Karya Boyke Prasetyanto mengapresiasi kerja sama dengan APLN.

Ia menegaskan Agung Podomoro merupakan kelompok pengembang besar dengan reputasi yang sangat kuat dalam membangun hunian yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

“Ini sangat sesuai dengan prinsip pembangunan IKN yang kami siapkan. Kerja sama ini semakin memperkuat keyakinan kami untuk membangun IKN sebagai ibu kota masa depan,” cetus Boyke.

Menurut Boyke, sebagai tahap awal Agung Podomoro akan melakukan pembangunan hunian yang diperuntukkan bagi aparatur sipil negara (ASN).

Ke depan, APLN diharapkan turut membangun kawasan hunian komersial di IKN.

“Jadi pembangunan tidak lagi berupa persil, melainkan kami harapkan sudah berupa kawasan mixed use yang dapat digunakan oleh masyarakat,” lanjut Boyke.

Boyke juga berharap ke depannya kerja sama antara Agung Podomoro dan Bina Karya dapat berjalan lancar.

"Dalam pelaksanaannya kita harus saling mendengar dan saling berdiskusi. Semoga kerja sama kita bisa berjalan dengan baik,” pungkasnya.

https://ikn.kompas.com/read/2024/06/10/220224587/susul-para-naga-properti-agung-podomoro-bangun-hunian-di-ikn

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar