JAKARTA, KOMPAS.com - Total anggaran pembebasan 2.086 hektar lahan di Ibu Kota Nusantara (IKN) masih dihitung.
Hal ini sebagaimana disampaikan oleh Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat ditemui usai Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi II DPR RI di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (11/6/2024).
"Iya, masih ada penghitungan demikian," kata AHY.
"Kalau bagi Kementerian ATR/BPN itu sederhana. Prinsipnya adalah, ketika lahan itu sudah clean and clear baru kita bisa berikan sertifikat," ujarnya.
Adapun penyelesaian masalah lahan ini menggunakan Penanganan Dampak Sosial Kemasyarakatan (PDSK) Plus.
"Kalau sudah ketemu angkanya, sesuai dengan appraisal kemudian nanti dikoordinasikan di tingkat pusat maupun di daerah sampai dengan tim terpadu yang untuk bisa mengeksekusi," tegas AHY.
Dia juga mengatakan telah berkoordinasi dengan Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN Raja Juli Antoni yang juga menjabat sebagai Plt Wakil Kepala OIKN.
"Sebetulnya ini masih dalam proses finalisasi, tinggal menunggu eksekusi yang baik pada saat akan dilakukan," tuntas AHY.
https://ikn.kompas.com/read/2024/06/12/122617887/angka-ganti-rugi-2086-hektar-lahan-ikn-masih-dihitung