Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Sinergi dengan PPU dan OIKN, Balikpapan Promosikan 10 Destinasi Wisata

Di antaranya adalah menyiapkan travel pattern atau pola perjalanan, jalur perjalanan yang dilalui, atraksi, akomodasi, amenitas, dan aksesibilitas, serta destinas-destinasi pariwisata.

Untuk itu, Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (DPOP) Kota Balikpapan terus melakukan koordinasi dan kolaborasi dengan DPOP Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), dan Otorita IKN.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Kota Balikpapan Ratih Kusuma mengungkapkan, perkembangan pariwisata pasca pembangunan IKN memang demikian pesat.

Menurutnya, banyak wisatawan dan tamu-tamu yang datang ke Balikpapan untuk melakukan kegiatan meeting, incentives, convention, and exhibition (MICE).

"Mereka juga rata-rata ingin melihat IKN. Namun, mereka memiliki waktu yang sangat singkat. sehingga dengan adanya pilihan melalui jalur laut ini, mereka bisa memaksimalkan ke IKN," ujar Ratih, di Balikpapan, Kamis (20/6/2024).

Pariwisata yang akan dikembangkan dan dioptimalisasi mencakup destinasi wisata bahari, edukasi, dan destinasi wisata alam.  

Ratih memerinci, ada 10 destinasi pariwisata unggulan yang akan dikembangkan yakni Pantai Manggar, Pantai Lamaru, Pantai Kilang Mandiri, Pantai Tanjung Bayur di Teritip, dan Kapal Pinisi untuk wisata bahari.

Kemudian wisata alam yakni Mangrove Margomulyo, Kebun Raya Balikpapan, dan Forest City Pasar Tumpah Pringgodani.

Selanjutnya, Kawasan Wisata Pendidikan Lingkungan Hidup Beruang Madu, dan Kawasan Wisata Edukasi Kebun Kangkung Sumber Bejo.

"Itu yang akan kami promosikan selain wisata buatan yang ada di Kota Balikpapan," imbuh Ratih. 

Khusus untuk wisata bahari terkait dioperasikannya Kapal Pinisi, konsepnya akan sama dengan Mahligai Pinisi yang sudah beroperasi sejak 2022. 

Kapal Pinisi ini dilengkapi dengan restoran, musik, dan atraksi, sehingga wisatawan bisa menikmati perjalanan berlayar menyusuri Teluk Balikpapan.

"Tentunya kapal harus dilengkapi dengan tourguide yang akan menjelaskan apa yang mereka lalui," cetus Ratih.

Sementara untuk jalurnya, akan dilakukan survei terlebih dahulu karena ada beberapa dermaga maupun kawasan-kawasan yang dilalui, sehingga dari survei tersebut dapat ditentukan Kapal Pinisi akan bersandar di mana saja.

Selain itu, Pemerintah Kota Balikpapan secara reguler akan menggelar atraksi kearifan budaya lokal setiap bulan, seperti yang telah dilakukan di Manggar dengan tajuk Pesona Balikpapan.

Dari promosi pariwisata ini Ratih berharap jumlah kunjungan ke Kota Balikpapan meningkat sesuai target yang ditetapkan untuk tahun 2024 ini yakni sebanyak 2,5 juta orang.

Dia optimistis angka itu dapat tercapai, hal ini mengingat per Juni 2024 saja, jumlah kunjungan wisatawan meningkat 42 persen menjadi 1,05 juta orang dibanding periode yang sama tahun lalu.

Adapun lamanya turis menginap atau length of stay ditargetkan dua hari dari sebelumnya hanya 1,5 hari.

https://ikn.kompas.com/read/2024/06/20/135219487/sinergi-dengan-ppu-dan-oikn-balikpapan-promosikan-10-destinasi-wisata

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com