Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Catat, 5 Rekomendasi Destinasi Wisata di IKN

Menurut rencana, upacara ini akan digelar di Ibu Kota Nusantara (IKN) serta Istana Kepresidenan Jakarta.

Bocoran upacara tersebut sebagaimana disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) beberapa waktu lalu.

"Ya ini kan masa transisi ya, masa transisi dari Jakarta menuju ke IKN Nusantara agar ada perjalanan menuju pindahnya itu kelihatan," kata Jokowi.

Namun, berbicara soal IKN, ada sederet rekomendasi tempat wisata yang dapat Anda kunjungi. 

Berikut ini pilihannya:

1. Hutan Mangrove Mentawir

Terletak di Kabupaten Penajam Paser Utara, Hutan Mangrove Mentawir memiliki luas wilayah sekitar 2.300 hektar.

Ekowisata ini menyajikan keindahan alam yang dapat dinikmati sembari berjalan kaki atau menggunakan perahu yang disewakan.

Hutan Mangrove Mentawir telah menjadi sumber ekonomi bagi warga sekitar, salah satunya dengan menghasilkan produk olahan buah mangrove seperti sirup, dodol, hingga bedak dingin.

2. Gua Tapak Raja

Masih di lokasi yang sama, terdapat rekomendasi wisata lainnya di dekat IKN yaitu Gua Tapak Raja.

Gua Tapak Raja berjarak sekitar 30 kilometer dari titik nol IKN yang menyuguhkan keindahan gua.

Dikelilingi pepohonan asri dengan luas sekitar dua hektar, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) kini tengah membangun jalan menuju lokasi tersebut.

3. Bukit Bangkirai

Berlokasi di Kabupaten Kutai Kartanegara, Bukit Bangkirai merupakan hutan tropis yang menjadi habitat bagi beberapa hewan dilindungi.

4. Gunung Parung

Ini merupakan puncak tertinggi di IKN dengan ketinggian sekitar 1.200 meter di atas permukaan laut.

Terletak di Penajam Pase Utara, Gunung Parung menyajikan pemandangan hutan hijau, sungai, danau, hingga Teluk Balikpapan yang dapat dinikmati wisatawan.

Selain itu, Gunung Parung juga menyimpan kekayaan flora dan fauna endemik seperti bengkirai, meranti, orangutan, monyet, burung, dan lain-lain.

5. Air Terjun Tembinus

Air terjun ini berada di dalam hutan dengan ketinggian sekitar 25 meter-30 meter yang cocok bagi wisatawan berjiwa petualang.

Meskipun debit air cukup deras, air terjun ini masih tergolong aman dinikmati oleh wisatawan.

Untuk itu, para wisatawan dapat melewati tebing bebatuan berlapis-lapis yang tersusun rapi dan menikmati kolam besar alami yang diapit oleh bebatuan besar.

https://ikn.kompas.com/read/2024/07/17/134908887/catat-5-rekomendasi-destinasi-wisata-di-ikn

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar