Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Sambut HUT RI, 3.840 Personel Diterjunkan Amankan Wilayah IKN

Sebanyak 3.840 personel dari Kodam VI Mulawarman, Kepolisian Daerah (Polda) Kaltim, Pangkalan TNI AL (Lanal) Balikpapan, Pangkalan TNI AU (Lanud) Dhomber dan unsur Pemerintah Daerah Kaltim lainnya diterjunkan.

Selain itu, disiapkan juga pasukan cadangan sebanyak 750 orang.

Jumlah personel pamwil tersebut termasuk untuk pengawalan dan pengamanan tamu undangan sebyanyak 1.231 orang. 

Sementara, rencana pengiriman alutsista dan personel dilakukan mulai tanggal 10 Agustus 2024 dari jakarta melalui jalur laut dan udara.

Demikian persiapan pamwil yang terungkap dalam Rapat Koordinasi Penyiapan Pelaksanaan Pengamanan Wilayah yang digelar di Aula Makodam VI Mulawarman, Balikpapan, Kalimantan Timur, Kamis (25/7/2024).

Pangdam VI Mulawarman Mayjen TNI Tri Budi Utomo mengatakan, rapat koordinasi yang dilaksanakan ini bertujuan untuk memantapkan dan memastikan setiap unsur pimpinan maupun anggota yang terlibat dalam pengamanan ini.

Menyeragamkan pemahaman atas tugas masing-masing sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) Protap Pengamanan VVIP perlu dilakukan.

"Selain itu juga sebagai pedoman para Dansubsatgas dalam melaksanakan tugas pengamanan terhadap rangkaian HUT RI," ucap Tri Budi.

Pangdam menjelaskan, selaku koordinator pamwil, tugas yang akan dilaksanakan adalah melakukan pengamanan wilayah Kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) mulai dari pengamanan kedatangan rombongan VVIP dan VIP, dan pengawalan dan pengamanan rute yang dilalui.

Kemudian tempat bermalam, seluruh tempat kegiatan VVIP dan VIP, maupun evakuasi medis atau taktis.

Hal ini dilakukan untuk memberikan rasa aman bagi seluruh peserta dan undangan yang hadir dalam acara peringatan HUT ke-79 RI.

Dalam kesempatan tersebut, Asops Kasdam VI Mulawarman Kolonel Inf Mustakim memberikan paparan singkat terkait situasi dan kerawanan meliputi ideologi politik, ekonomi, sosial budaya, pertahanan dan keamanan serta lokasi IKN.

Mustakim menjelaskan tugas Panitia Bidang Pengamanan berdasarkan Keputusan Mensetneg Nomor 11 Th 2024 tgl 25 Januari 2024 adalah mengoordinasikan Pengamanan VVIP selama pelaksanaan upacara, mengoordinasikan Pengamanan Wilayah IKN, mengoordinasikan upaya-upaya pencegahan dan mitigasi terhadap potensi bencana alam dan ancaman terorisme.

"Selain itu juga mengoordinasikan pengamanan non fisik berupa ancaman serangan siber dan memimpin rapat-rapat bidang pengamanan serta melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Ketua Panitia," tuntas Mustakim.

https://ikn.kompas.com/read/2024/07/26/080000687/sambut-hut-ri-3.840-personel-diterjunkan-amankan-wilayah-ikn-

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com