Sementara total anggaran yang dibutuhkan untuk membangun IKN diperkirakan mencapai Rp 466 triliun.
Hal ini pernah disampaikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat berkemah di titik nol Nusantara pada tahun 2022 lalu.
Jika mengacu kepada perkataan Jokowi, maka maksimal APBN yang bakal dikeluarkan untuk membangun IKN adalah sebesar Rp 93,2 triliun.
Artinya, saat ini hanya tersisa sekitar Rp 9,8 triliun APBN yang akan dikucurkan untuk pembangunan IKN.
Sedangkan, masih banyak pembangunan infrastruktur yang belum dilaksanakan, misalnya kantor-kantor kementerian.
Namun demikian, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Suharso Monoarfa mengatakan bahwa belum ada rencana perubahan takaran anggaran untuk IKN.
"Sementara ini belum ada (rencana revisi), jadi tetap masih berjalan," ucap Suharso saat ditemui di Kantor Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Jakarta, Selasa (30/7/2024).
Tetapi, pemerintah berencana membuka kesempatan untuk para investor untuk ikut membangun IKN.
"Dan seperti Presiden sampaikan juga, investor asing berjanji kalau kita sudah menunjukkan kesungguhan, mudah-mudahan mereka juga masuk investasi untuk yang lain," cetusnya.
https://ikn.kompas.com/read/2024/07/31/130000687/ikn-serap-rp-83-4-triliun-apbn-apakah-anggaran-bakal-ditambah-