Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Basuki Sebut Kualitas Air di IKN Lebih Baik dari Air Minum Kemasan

"Jadi kualitas air sebagai hasil Instalasi Pengolahan Air (IPA) sudah standar bahkan Insya Allah lebih baik dari air minum kemasan," ujar Basuki dalam Konferensi Pers Bulan Kemerdekaan, dikutip dari siaran Youtube Sekretariat Presiden, Kamis (1/8/2024).

Adapun Basuki sudah menjajal minum air IKN langsung dari kerannya saat meninjau proyek tersebut pada Senin (29/7/2024).

"Saat ini sudah sampai ke lingkungan Sekretariat Negara, termasuk Istana Garuda dan Presiden," lanjut Basuki.

Basuki menjelaskan bahwa panjang pipa air yang mengalir dari IPA ke reservoir adalah 16 kilometer.

Kemudian dari reservoir mengalir ke persil-persil sepanjang 22 kilometer, sehingga kualitas air tetap harus diuji di setiap persil karena dikhawatirkan terjadi perubahan kualitas di dalam perjalanannya.

Kualitas air di IKN sudah diuji oleh Balai Teknik Air Minum Kementerian PUPR. Namun, Basuki juga akan meminta PT Sucofindo untuk melakukan pengetesan ulang.

"Nanti mungkin tanggal 10-11 (Agustus) nanti saya akan minta Sucofindo untuk melakukan pengecekan," tuturnya.

Sehingga ditargetkan air yang mengalir di IKN sudah memiliki kualitas siap minum pada saat Upacara Kemerdekaan Indonesia ke-79 tanggal 17 Agustus 2024 dilaksanakan dalam waktu dekat.

https://ikn.kompas.com/read/2024/08/01/120337687/basuki-sebut-kualitas-air-di-ikn-lebih-baik-dari-air-minum-kemasan

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com