Presiden Direktur Paramount Land M Nawawi mengatakan, pihaknya masih fokus untuk mengembangkan properti di Jabodetabek.
"Saat ini kami masih fokus untuk pengembangan di Jabodetabek karena kami melihat pilihan typical, customer, pola pengembangan yang kami lakukan dan resources-nya juga masih di sini semua," kata Nawawi dalam media gathering di Gading Serpong, Selasa (6/8/2024).
"Kalau enggak ada demand, enggak ada supply, kami melihat itu belum. Makanya kami menunggu saja, kami pemain finishing terakhir, kecuali nanti sudah rapi," imbuhnya.
Namun demikian, Nawawi mengatakan bahwa Paramount sudah memiliki stok lahan di kawasan penyangga IKN, tepatnya di Balikpapan, Kalimantan Timur.
"Dulu kita sudah mau kembangin (land bank di Balikpapan), tapi karena pandemi dan persoalan lain sehingga belum terealisasi," ungkap Nawawi.
Di sisi lain, pemerintah telah memberikan gula-gula untuk pelaku usaha agar mereka mau berinvestasi di IKN.
Kemudahan ini tertera dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 75 Tahun 2024 tentang Percepatan Pembangunan Ibu Kota Nusantara.
Dalam Pasal 9 Ayat (2), dirincikan insentif masa Hak Guna Usaha (HGU), Hak Guna Bagunan (HGB), dan Hak Pakai yang akan diterima investor sebagai berikut:
https://ikn.kompas.com/read/2024/08/06/162454587/belum-merapat-ke-ikn-paramount-masih-fokus-kembangkan-jabodetabek