Ia mengatakan, ART akan segera dioperasikan. Untuk skema penjemputannya, pemerintah juga akan menyiapkan bus listrik untuk mengantar tamu ke halte penjemputan ART.
"Halte penjemputan untuk masyarakat ada di halte Sumbu Barat, halte Hotel Nusantara, halte Bank Indonesia, dan halte Grande. Harus tertib naik di halte semua, tidak boleh naik dari sembarang tempat," ujar Basuki dikutip dari laman Kementerian PUPR, Selasa (13/8/2024).
Selama masa uji coba mulai Agustus hingga Desember, operasionalisasi ART akan menggunakan pengemudi agar sistem kereta dapat menyesuaikan rute perjalanan yang dilalui di KIPP IKN.
"Ada dua rangkaian kereta dan masing-masing rangkaian memiliki tiga gerbong. Satu gerbong dapat memuat 100 orang, jadi total kapasitas penumpangnya 300 orang. Kecepatannya bisa sampai 70 kilometer per jam," terangnya.
ART yang beroperasi di IKN merupakan moda transportasi massal berupa kereta berbasis elektrik yang tidak memerlukan rel konvensional.
Kereta ini menggunakan sistem pandu otomatis yang mengikuti marka khusus yang telah terpasang di jalan.
https://ikn.kompas.com/read/2024/08/13/150000187/empat-halte-kereta-otonom-siap-layani-tamu-hut-ke-79-ri-di-ikn