"Dalam rangka menghadapi HUT RI besok sistem kelistrikan untuk IKN sudah siap," jelas Darmawan menjawab Kompas.com, Jumat (16/8/2024).
Sistem kelistrikan seluruhnya dirancang dengan desain berbasis listrik bersih, hijau, dan ramah lingkungan.
Hal ini meliputi pasokan daya sebesar 3 MegaWatt (MW) untuk memenuhi kebutuhan normal atau reguler 1,5 MW dan tambahan khusus untuk Upacara HUT RI 1,5 MW.
Pemenuhan kebutuhan listrik ini dipasok dari Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) IKN yang sudah beroperasi dengan produksi 10 MW.
Adapun sebanyak 7 MW lainnya dari total produksi 10 MW tersebut diekspor ke sistem interkoneksi di Kalimantan.
Darmawan memastikan, sistem kelistrikan yang baru ini dirancang PLN dengan teknologi yang luar biasa dan tercanggih di dunia.
"Kami merancang dan membangun sistem kelistrikan with the state of the art of the latest technology (dengan teknologi tercanggih) di dunia ini," ungkapnya.
Selain penyediaan daya, PLN juga mempersiapkan jalur transmisi, distribusi, electric vehicle digital service, maupun kesiapan personelnya.
Saat ini, PLN sudah membangun 18 electric vehicle (EV) charging station atau Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di tiga lokasi yakni di Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg), di Stadion Batakan, Balikpapan, serta gardu umum milik perseroan.
"Tadi juga kita lihat sendiri sudah ada konsumsi sekitar 4.000 kWH yang setara dengan 2.600 liter bensin," tambah dia.
Dengan memasok listrik yang memadai, PLN memastikan mendukung pembangunan IKN menjadi Kota Hutan (Forest City) yang pintar, indah, dan ramah lingkungan.
https://ikn.kompas.com/read/2024/08/16/104611687/pln-pastikan-pasokan-listrik-untuk-hut-ri-di-ikn-aman-100-persen