Hal ini disampaikan oleh Corporate Secretary Wika Mahendra Vijaya dalam media gathering di Jakarta, Rabu (22/8/2024).
Mahe menjelaskan bahwa kontrak baru tersebut berasal dari 4 proyek, yakni Jalan Tol IKN Seksi 3B KKT Kariangau-Sp. Tempadung, Jalan Sumbu Timur Paket 2.
"Ada 4 proyek, total nilainya kurang lebih sekitar Rp 1,7 triliun yang didapatkan pada semester I-2024," ujar Mahe.
Sementara sejak IKN mulai dibangun hingga sekarang, Wika telah menangani sebanyak 16 proyek infrastruktur dasar di sana.
Dari 16 proyek tersebut, Wika berhasil mengantongi nilai kontrak sekitar Rp 14 triliun.
"Sekitar kurang lebih Rp 13 triliun-Rp 14 triliun dari awal IKN. Ini Wika Group ya, ada yang Wika ada yang Wika Gedung," lanjut Mahe.
Ada pun proyek-proyek strategis yang dikerjakan Wika di IKN telah menunjukkan kemajuan yang signifikan dan kini berada dalam tahap penyelesaian akhir.
Misalnya adalah proyek Istana Presiden dan Istana Garuda yang sudah bisa digunakan oleh pemerintah untuk menyelenggarakan rapat kabinet hingga mendukung gelaran peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-79 pada 17 Agustus 2024.
https://ikn.kompas.com/read/2024/08/22/200000287/hingga-semester-i-2024-wika-kantongi-proyek-baru-ikn-rp-17-triliun