Rinciannya Batch I pada tahun sebelumnya yaitu sebanyak 40 paket dengan progres sebesar 91,4 persen.
Kemudian Batch II sebanyak 31 paket pelaksanaanya sudah 56,3 persen dan Batch III sebanyak 30 paket, progres penyelesaiannya masih 14 persen.
Sampai dengan bulan Agustus 2024, Pemerintah telah mengalokasikan dana sebesar Rp 41,41 triliun untuk pembangunan IKN.
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan pos anggaran itu dibagi untuk pembangunan infrastruktur sumber daya air, pembangunan jalan dan jembatan hingga perumahan.
Basuki menjelaskan total anggaran Rp 41,4 triliun itu kemudian dibagi dalam empat pos anggaran.
Pertama, untuk pembangunan infrastruktur sumber daya air, dialokasikan dana sebesar Rp 1,54 triliun.
Kemudian melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga Kementerian PUPR untuk pembangunan jalan dan Jembatan, alokasi dananya yang disediakan adalah sebesar Rp 18,91 triliun.
“Untuk pembangunan infrastruktur permukiman, dana yang disediakan sebesar Rp 8,05 triliun. Di antaranya untuk optimalisasi hunian pekerja di IKN dan pembangunan hunian vertikal bagi TNI Polri,” ungkap Basuki.
Ia menambahkan, dana pembangunan juga dialokasikan melalui Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR sebesar Rp 12,91 triliun untuk penataan Sumbu Kebangsaan dan pembangunan Gedung Istana Garuda serta Istana Negara.
Hingga pertengahan Agustus 2024, terdapat enam infrastruktur IKN yang sudah tuntas pembangunannya dan diresmikan Presiden Joko Widodo Jokowi):
Berikut daftar lengkap enam infrastruktur yang diresmikan Jokowi
Daftar infrastruktur yang difungsikan sementara saat 17 Agustus 2024:
https://ikn.kompas.com/read/2024/08/26/061714687/ikn-terkini-pembangunan-fisik-504-persen-dari-108-paket