"Kami saat ini tengah menyiapkan panjang landasan sepanjang 2.200 meter, sisanya sepanjang 175 meter, nanti Senin malam atau Selasa besok pagi sudah tuntas landasannya," ujar Danis kepada Kompas.com.
Sementara kelengkapan dan fasilitas lainnya yang masuk dalam ketentuan kebandaraan disiapkan oleh Kementerian Perhubungan, termasuk kelayakan operasional untuk didarati oleh pesawat kepresidenan.
Danis menegaskan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bersama pelaksana konstruksi bekerja sesuai dengan aturan dan prosedur yang dinyatakan dalam kontrak pekerjaan.
Pernyataan Danis ini sekaligus menepis anggapan pembangunan Bandara IKN atau Nusantara Airport dikerjakan terburu-buru dan dipaksakan guna mengejar target dapat digunakan Presiden RI Joko Widodo.
"Namun kelayakan operasi ini merupakan ranah Kementerian Perhubungan," tambah Armen.
Pekerjaan juga mengacu pada standar internasional yang ditetapkan, termasuk uji materi, uji konstruksi, dan uji kelaikan operasi.
"Kami bekerja dalam tiga shift selama 24 jam. Ini bukan mengejar target, tapi memang kontraknya harus selesai pada 2024," ucap Armen.
Pembangunan Bandara IKN dilaksanakan dengan kontrak tahun jamak dimulai dari Tahun Anggaran 2023 hingga 2024.
Pembangunan fasilitas sisi udara dilaksanakan oleh Kementerian PUPR, sedangkan fasilitas sisi udara dikerjakan oleh Kementerian Perhubungan.
Luas seluruh area bandara IKN adalah 347 hektar dengan runway 3000 x 45 meter, taxiway A (180 x 30) meter dan B (180 x 30) meter dan Apron 102.150 meter persegi, serta luas terminal VVIP dan VIP 7.352 meter persegi.
Adapun fasilitas sisi darat yakni terminal VVIP pembangunannya telah mencapai 90,16 persen, serta terminal VIP sekitar 77,06 persen.
Lalu untuk jalan penunjang akses bandara saat ini sudah terbangun di atas 50 persen.
Sementara jalan akses utama telah siap 98,53 persen, jalan perimeter barat terbangun 66,96 persen, dan jalan perimeter timur sudah mencapai 50,44 persen.
Secara keseluruhan, progres pengerjaan bandara telah mencapai 74,79 persen dengan waktu pengerjaan 273 hari.
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menuturkan, hingga saat ini pembangunan Bandara IKN berjalan baik.
"Kendala masih pada kondisi cuaca yang tidak menentu dan agak melambatkan pekerjaan. Tapi, semua masih on track," ucap Budi.
Menhub optimistis Bandara Nusantara akan selesai dibangun secara keseluruhan sesuai target waktu, yakni pada 31 Desember 2024.
https://ikn.kompas.com/read/2024/09/09/210021487/selasa-besok-landasan-pacu-bandara-ikn-tuntas-dikerjakan