Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Rahmad Mas'ud Sabet Green Leadership Nirwasita Tantra 2023

Penghargaan diberikan langsung Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya kepada Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud di Auditorium Dr. Ir. Soejarwo, Gedung Manggala Wanabakti Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat.

Green Leadership Nirwasita Tantra diikuti 224 kepala daerah se-Indonesia.

Selain Wali Kota Balikpapan, Ketua DPRD Balikpapan juga mendapat penghargaan serupa sebagai unsur pimpinan dalam kategori kota sedang.

Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud mengatakan, Kota Balikpapan meraih penghargaan ini tiga kali secara berturut-turut.

"Artinya ini merupakan wujud komitmen untuk melestarikan dan menjaga lingkungan Kota Balikpapan. Beban kita bagaimana mempertahankan anugerah yang diraih Kota Balikpapan, " ujar Rahmad didampingi Kadis DLH Balikpapan Sudirman Djayaleksana.

Rahmad menambahkan, banyak inovasi dilakukan dan ditingkatkan seperti muatan lokal (mulok) dengan mendidik generasi usia dini agar cinta lingkungan. Para siswa diajarkan untuk memilah dan membuat kompos di sekolah dari kelas 4-6 SD.

“Kami berikan edukasi memilah sampah menjadi kompos di rumah, dan termasuk edukasi masyarakat dalam pemilahan sampah,” ungkap Rahmad.

Termasuk perumahan dengan menggunakan Peraturan Wali Kota (Perwali) 2023 bahwa yang belum memiliki air, diwajibkan panen air hujan di kawasan perumahan tersebut.

“Penghargaan ini hanyalah simbol tetapi yang utama bagaimana komitmen bersama untuk keberlanjutannya, dan memberikan edukasi ke masyarakat,” cetusnya.

Kepala DLH Kota Balikpapan Sudirman Djayaleksana menambahkan, penghargaan ini diberikan kepada pimpinan daerah atas kepedulian terhadap lingkungan.

Dukungan DPRD kepada pemerintah daerah berupa kebijakan dan dukungan anggaran kepada lingkungan.

Menurut Sudirman, sudah banyak terobosan yang dilakukan, seperti pengelola sampah yang baik dan ini terus berproses terus menerus.

“Dalam penanganan sampah Balikpapan sudah cukup baik, mulai dari pengangkutan hingga proses di TPA nya,” nilainya..

Sudirman menuturkan, setiap hari pasti ada sampah, baik itu sampah dari rumah tangga, industri, kantor dan langkah dari Pemkot untuk menangani sampah itu tidak mudah.

“Dimulai dari hulu ke hilir hingga ke TPA. Mulai dari pengangkutan dan semua harus sinergi,” ujarnya.

Dengan program yang ada saat ini menjadi salah satu yang dinila oleh KLHK. Apalagi anggaran untuk penataan lingkungan sebesar empat persen dari APBD yang cukup dibandingkan kota lain.

https://ikn.kompas.com/read/2024/09/18/232504387/rahmad-masud-sabet-green-leadership-nirwasita-tantra-2023

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar