Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Sebanyak 21.398 Personel Siap Amankan Pilkada Kaltim

Kapolda Kaltim Irjen Pol Nanang Avianto mengungkapkan para personel ini ditugaskan mengamankan Pilkada dalam Operasi Mantap Praja (OMP) Mahakam 2024.

Mereka terdiri dari anggota kepolisian 5.947 personel, anggota TNI 2.289 personel, dan Linmas 13.162 personel.

"Nanti setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) akan disebar personel itu, dan diharapkan semuanya berjalan dengan baik," ujar Nanang, Selasa (24/9/2024).

Nanang memaparkan, TPS dibedakan dalam tiga kategori yaitu kurang rawan, rawan, dan sangat rawan. Rawan dalam artian kondisi geografis wilayah seperti contoh di Kabupaten Mahakam Ulu.

Pihaknya mengetahui untuk kondisi dalam pendistribusian logistik akan membutuhkan personel yang ada.

Kendati demikian, dengan evaluasi yang ada dari pelaksanaan pemilu sebelumnya jadi suatu kajian, sehingga bisa dilakukan antisipasi.

"Paling tidak kita bisa mengatasi kerawanan setiap wilayah. Ini sudah kita laksanakan dari tingkatan atas sampai bawah. Sehingga nanti saat pelaksaan pendistribusian logistik dan personel bisa berjalan dengan lancar," tegas Nanang.

Dia menekankan, Pilkada merupakan momen penting yang harus dijaga pelaksanaannya dari awal sampai akhir sehingga semua berjalan dengan baik.

"Kita sudah melalui tahapan-tahapan-nya, yang dimulai sejak 26 Agustus 2024 sampai berakhirnya kegiatan ini," jelas Nanang.

Terdapat 162 hari yang harus dilalui sebelum memasuki waktu pemungutan suara, dan tentunya sudah disampaikan imbauan-imbauan untuk menjaga keberlangsungan Pilkada di wilayah Kaltim.

"Sehingga bisa berjalan dengan lancar, aman, dan bisa memberikan pembelajaran politik bagi semua masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam memberikan suaranya, karena ini juga akan menentukan bagaimana Kaltim lima tahun ke depan," tutur Nanang.

Sebelumnya, pasangan calon peserta Pilkada 2024 Kaltim, mulai dari calon gubernur, calon wali kota dan calon bupati hadir di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC) Dome dalam acara Deklarasi Pilkada Damai 2024.

Sumpah deklarasi damai itu dibacakan oleh Penjabat (Pj) Gubernur Kaltim Akmal Malik yang diikuti oleh seluruh paslon, tim sukses yang turut dihadirkan, serta disaksikan langsung oleh Kapolda Kaltim Irjen Pol Nanang Avianto dan Pangdam VI/Mulawarman Mayjend TNI Tri Budi utomo.

"Deklarasi damai ini merupakan rangkaian kegiatan Pilkada di wilayah Kaltim, tentunya ini adalah momen yang luar biasa yakni Pilkada serentak seluruh Indonesia," tuntas Nanang.

https://ikn.kompas.com/read/2024/09/24/170740387/sebanyak-21398-personel-siap-amankan-pilkada-kaltim

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com