Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Hari Ini, Jokowi Resmikan Groundbreaking Ke-8 IKN, Ada Investor China

Ada lima proyek yang akan diresmikan pembangunannya. Satu di antaranya proyek properti mixed use yang dibesut investor asing asal China, PT Delonix Bravo Investment.

Proyek ini meliputi hotel, apartemen, perkantoran, hingga pusat perbelanjaan.

Selain investor asal China, terdapat dua kemitraan asing, dan dua investor domestik, masing-masing Primahotel Manajemen Indonesia yang akan membangun hotel bintang 3, dan PT Plataran Boga Rasa yang akan membangun Venue.

Sementara itu, dua perusahaan kemitraan asing meliputi Australia Independent School yang akan membangun Sekolah Internasional dari jenjang PAUD hingga SMA, dan PT Magnum Investment Nusantara yang akan membangun kawasan hunian dan komersial.

Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Komunikasi Publik Troy Pantouw menuturkan, pembangunan IKN yang menunjukkan progres signifikan, telah mampu menarik investor asing untuk membenamkan dananya.

"Hal ini sekaligus merupakan komitmen dari berbagai pihak untuk berinvestasi di IKN semakin menguat. Terbukti dari antusiasme calon investor yang mengunjungi dan mengirimkan Letter of Intent (LoI) ke Otorita IKN," ujar Troy, Selasa (25/9/2024).

Troy menambahkan, groundbreaking ke-8 menjadi langkah besar berikutnya dalam pembangunan IKN.

Investor asing menunjukkan ketertarikan yang sama kuatnya dengan investor dalam negeri terhadap potensi IKN.

Namun demikian, Otorita IKN tetap mengedepankan kehadiran jenama lokal yang menjadi kebanggaan Nasional.

Hal ini sejalan dengan visi IKN sebagai karya anak bangsa yang mampu berkontribusi besar tidak hanya untuk Indonesia, tetapi juga bagi komunitas internasional.

Menurut Troy, para investor antusias dengan atmosfer positif menyelimuti persiapan groundbreaking.

"Masyarakat umum yang mengunjungi IKN juga turut memberikan persepsi positif tentang pembangunan yang sedang berjalan. Ini merupakan bukti nyata bahwa IKN diterima dengan baik dan menjadi sumber kebanggaan bersama," cetus Troy.

Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi Otorita IKN Agung Wicaksono menambahkan, dari 8 peletakan batu pertama selama setahun sejak yang pertama pada September 2023 hingga ke-8 pada September 2024 menunjukkan bahwa investasi di IKN benar-benar berjalan dan terwujud. Bahkan sudah ada yang beroperasi dan diresmikan.

Komitmen Presiden Jokowi untuk menjadikan investasi sebagai pilar dominan pembangunan IKN, telah terwujud pondasinya setahun ini oleh Otorita IKN dengan investor pelopor dari dalam negeri maupun luar negeri.

"Keberlanjutan IKN ke depan oleh Presiden terpilih akan semakin menguatkan keyakinan investor pada masa depan," kata Agung.

Peletakan batu pertama ke-8 ini melanjutkan rangkaian pembangunan yang sebelumnya telah mencapai tahap ketujuh.

Pekan lalu, Presiden Jokowi telah meresmikan operasionalisasi Swissôtel Nusantara dan peletakan batu pertama Nusantara Duty Free Mall yang menambah daftar proyek infrastruktur dan fasilitas penting di IKN.

https://ikn.kompas.com/read/2024/09/25/053000287/hari-ini-jokowi-resmikan-groundbreaking-ke-8-ikn-ada-investor-china-

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com