Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

BPPW Kaltim Ajak Generasi Muda Sadar Perubahan Iklim

Kepala BPPW Kaltim Rozali Indra Saputra mengatakan, Hari Habitat Dunia dan Hari Kota Dunia diperingati seluruh dunia, termasuk Indonesia.

Khusus di Kaltim, kegiatan ini dikonsentrasikan di Amphiteater Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibu Kota Nusantara (IKN).

"Ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Habitat Dunia dan Hari Kota Dunia 2024 yang puncaknya akan digelar di Yogyakarta pada Sabtu (12/10/2024)," ujar Indra kepada Kompas.com, Rabu (9/10/2024).

Tema yang diusung kali ini adalah Engaging youth to create a better urban future atau melibatkan kaum muda untuk menciptakan masa depan perkotaan yang lebih baik.

Menurut Indra, Hari Habitat Dunia dan Hari Kota Dunia adalah tentang hubungan antara manusia, lingkungan, hewan, tumbuhan, dan alam yang merupakan satu kesatuan ekosistem agar bumi terjaga kelestariannya.

Tidak hanya di perkotaan juga perdesaan di mana permukiman menjadi salah satu aspek utama yang harus dijaga.

BPPW Kaltim melibatkan generasi muda lintas sektor, akademisi, mahasiswa, perguruan tinggi seperti Institut Teknologi Kalimantan, Universitas Mulawarman, dan Politeknik Negeri Balikpapan, dan stakeholders permukiman.

Terdapat sejumlah kegiatan yang meliputi beragam lomba, seperti lomba fotografi, karya tulis ilmiah dengan tema ketahanan iklim dan kebudayaan, pamer bincang, diskusi, dan pemaparan materi mengenai perubahan iklim.

"Kami harapkan dari kegiatan ini akan menhasilkan sejumlah rekomendasi dan kajian-kajian yang bisa diterapkan untuk pembangunan permukiman di kota-kota/kabupaten Kaltim," cetus Indra.

Dia melanjutkan, peringatan Hari Habitat Dunia dan Hari Kota Dunia 2024 sangat relevan dengan konsep pembangunan IKN sebagai habitat dan ekosistem baru yang berkelanjutan, dan berkesinambungan.

"Kami tidak hanya membangun infrastruktur secara fisik, melainkan juga menciptakan ekosistem yang mendukung kualitas hidup penghuni IKN menjadi lebih baik. Dan semua orang punya hak yang sama untuk hidup bersama di IKN," tutur Indra.

Sementara, untuk kegiatan penanaman 400 pohon dilakukan di depan Visitor Center, Sumbu Kebangsaan Timur, dan Botanical Garden.

Pohon-pohon ini berasal dari endemik Indonesia (Kalimantan, Jawa, Sulawesi, dan lain-lain) yang didonasikan oleh badan-badan usaha, masyarakat umum, filantrofis dan para aktivis lingkungan.

"Kami mencari vegetasi yang cocok untuk ditanam di IKN. Semangatnya adalah kolaborasi dan kontribusi anak muda bagi IKN," imbuh Indra.

Sementara itu Ketua Bidang Perencanaan Penataan Kawasan, Satgas Perencanaan Pembangunan Infrastruktur IKN Dwityo Akoro Suranto menambahkan, kegiatan ini merupakan suatu upaya meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat.

Khususnya generasi muda tentang isu perubahan iklim serta memperkuat kemampuan menulis dalam menyuarakan pendapat dan solusi perubahan iklim.

“Melalui acara ini, generasi muda diajak untuk mengasah kemampuan berpikir kritis dan kreatif. Dengan menulis, mereka dapat menemukan solusi terhadap berbagai isu, termasuk perubahan iklim, dan menyebarkannya melalui tulisan, melalui karya ilmiah ini," tutur Dwityo.

Adapun pemenang karya tulis ilmiah Hari Habitat Dunia dan Hari Kota Dunia 2024 untuk Provinsi Kaltim sebagai berikut:

Juara I

Enrico Vincencius YH (Institut Teknologi Kalimantan) dengan karya Perwujudan Ketahanan Iklim dan Budaya melalui Konsep Nature Based Design dan Ecoculture Design Ibu Kota Nusantara menuju Kota Layak Huni dan Dicintai

Juara II 

Muhammad Rangga SR (UNiversitas Mulawarman) dengan karya Integrasi Arsitektur dan Teknologi Modern dalam Pembangunan Ibu Kota Nusantara yang Berketahanan Iklim dengan Melestarikan Budaya 

Juara III

Shindi Claudia Panjaitan (Institut Teknologi Kalimantan) dengan karya Mewujudkan Ibu Kota Nusantara Integrasi Kota Berketahanan dan Pelestarian Budaya dalam Pembangunan Berkelanjutan

https://ikn.kompas.com/read/2024/10/09/221513087/bppw-kaltim-ajak-generasi-muda-sadar-perubahan-iklim

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar