Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Skenario Rekayasa Lalu Lintas di Balikpapan Jelang Tahun Baru

Kepala Satlantas Polresta Balikpapan Komisaris Polisi Ropiyani menuturkan, fokus perhatian untuk kelancaran arus lalu lintas tahun ini adalah obyek wisaya, obyek vital, dan tempat keramaian.

Untuk obyek wisata, yang menjadi perhatian adalah di kawasan Balikpapan Timur. Di sini terdapat sejumlah obyek wisata bahari seperti Pantai Segara Sari Manggar, Pantai Lamaru, Pantai Watu Beach, Pantai Nelayan, dan lain sebagainya.

Setiap pergantian tahun, tempat wisata ini selalu ramai pengunjung. Oleh sebab itu, rencana rekayasa lalu-lintas pun akan diterapkan dengan mengalihkan arus ke Gerbang Tol Manggar.

"Pengalihan arus lalu lintas ini diterapkan jika terjadi kepadatan. Pengendara akan dialihkan ke jalan tol sejauh 500 meter kemudian memutar balik, tujuannya ini bisa mengurai kemacetan," tutur Ropiyani.

Selain  jalan tol, Polresta Balikpapan juga menyiapkan jalur alternatif yakni Jalan Transad atau jalan di kawasan Bukit Kebo yang menghubungkan Kecamatan Balikpapan Utara dengan Balikpapan Timur.

Selain obyek wisata, Polresta Balikpapan juga akan memberikan atensi pada kawasan keramaian seperti di Jalan Jenderal Sudirman, atau sekitar pusat perbelanjaan Balikpapan Super Blok (BSB) da, Lapangan Merdeka.

Di BSB, pada malam pergantian tahun kerap menggelar pesta kembang api, sementara itu untuk di Lapangan Merdeka menjadi tempat berkumpulnya masyarakat umum lainnya di penghujung tahun.

Rekayasa arus lalu lintas di sekitar BSB dilakukan dengan mengubah tempat memutar kendaraan atau U-turn sejauh 1 kilometer.

Sebelumnya, putaran balik terdapat di sekitar Lapangan M Jasin Brimob Polda Kaltim menjadi di depan Taman Makam Pahlawan (Dharma Agung).

Sementara akses menuju di Lapangan Merdeka, akan ditutup jika terjadi kepadatan lalu lintas.

"Jalan ke sana akan kami tutup mulai dari simpang Kantor Imigrasi Kota Balikpapan, dan dialihkan melalui Jalan Prapatan, jika ada kemacetan," tegasnya.

Penutupan jalan itu kemungkinan diperluas bila kepadatan di kawasan Lapangan Merdeka tak terkendali.

Selain itu pemberlakuan penutupan akan dilakukan di sekitar Kilang Pertamina Balikpapan (KPB). Hal ini karena Kilang Pertamina Balikpapan merupakan obyek vital nasional.

Penutupan jalan tersebut, dimulai ada pukul 23.00 WITA hingga beberapa jam kemudian, tepatnya hingga pukul 02.00 atau 03.00 WITA.

Jalan akan dibuka kembali menyesuaikan kondisi lalu-lintas.

Untuk melancarkan kegiatan masyarakat dan pengaturan skenario lalu-lintas tersebut, personel lalu lintas gabungan dari Polresta Balikpapan dan Dinas Perhubungan akan ditempatkan di pos-pos pengamanan strategis.

https://ikn.kompas.com/read/2024/12/28/092615687/skenario-rekayasa-lalu-lintas-di-balikpapan-jelang-tahun-baru

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com