Uang kartal yang disiapkan senilai Rp 1,99 triliun atau lebih besar 3 persen dibanding perhelatan Ramadan dan Idul Fitri 2024 yang mencapai Rp 1,93 triliun.
Kepala BI Perwakilan Balikpapan Robi Ariadi menuturkan, jumlah kartal tersebut diproyeksikan mencukupi kebutuhan uang kartal selama periode Ramadan dan Idul Fitri 2025.
"Selain cukup, kami mengutamakan kualitas. Bukan hanya uang baru, melainkan layak edar. Kamis sudah menyiapkan itu," ujar Robi, di Balikpapan, Kamis (5/2/2025).
Robi menjelaskan, BI Balikpapan juga menyiapkan layanan penukaran uang melalui tiga skema yakni melalui kerjasama dengan perbankan, menggelar kas keliling di pasar-pasar tradisional, dan tempat keramaian, serta kas titipan dengan nominal Rp 200 juta per hari.
Performa QRIS
Sementara itu, terkait perluasan penggunaan transaksi non-tunai atau cashless tahun 2024, telah melampaui target.
Robi mengungkapkan, terdapat 27,6 juta volume transaksi QRIS dengan nilai Rp 4,13 triliun. Pencapaian ini melebihi target yang ditetapkan yakni 10,5 juta volume transaksi.
Untuk tahun 2025 ini, BI Balikpapan menargetkan 30,1 juta volume transaksi, dan 247.000 merchant baru.
"Itu artinya, per orang melakukan 600 transaksi QRIS dalam setahun," imbuh Robi.
Salah satu cara untuk memperluas percepatan QRIS ini adalah dengan menggelar Festival Non Tunai Nusantara (Fentura).
Fentura merupakan upaya mendorong percepatan dan perluasan digitalisasi yang diharapkan dapat mendorong inklusi keuangan dan menjadi landasan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
https://ikn.kompas.com/read/2025/02/07/065419087/sambut-lebaran-2025-bi-balikpapan-siapkan-uang-kartal-rp-199-triliun