Ia pun menyatakan kesiapannya untuk segera menjalankan program-programnya, termasuk program unggulan "Gratis Pol" dalam 100 hari pertama, usai dilantik pada 20 Februari 2025 nanti.
"Insya Allah kemenangan ini pastinya bukan kemenangan pasangan Rudy-Seno saja. Tapi ini adalah kemenangan seluruh masyarakat Kaltim. Dan kita punya program yang sama adalah inklusif, membangun Kaltim tanpa memandang suku, agama, etnis, bahkan gender, menuju generasi emas. Kaltim emas dan tentunya Indonesia emas," tutur Rudy kepada Kompas.com, Selasa (11/2/2025).
Rudy menegaskan, akan merangkul semua elemen masyarakat untuk berkolaborasi membangun Kaltim.
Terlebih Kaltim merupakan lokasi di mana Ibu Kota Nusantara (IKN) berada, sehingga memiliki peran dan posisi strategis dalam konteks politik, ekonomi, dan sosial.
Ia menyadari bahwa pembangunan Kaltim bukan hanya tanggung jawab pemerintah provinsi, tetapi juga seluruh masyarakat.
Terkait "Gratis Pol", Rudy menjelaskan program ini akan langsung digas pada semester awal pemerintahannya.
Program ini merupakan program unggulan pasangan Rudy-Seno yang mencakup tujuh pilar, yakni Sekolah Gratis hingga jenjang S-3, BPJS Gratis, Seragam Sekolah Gratis, Makanan Bergizi Gratis, Wifi Setiap Desa Gratis, DP Rumah Biaya Adminnya Gratis, dan Haji Dan Umroh Marbot Masjid Gratis (berlaku untuk semua agama ke tempat ibadah masing-masing).
Rudy percaya dengan APBD Kaltim yang lebih dari Rp 20 triliun setiap tahunnya mampu melaksanakan program yang menyentuh langsung ke masyarakat.
Menurutnya, Gratis Pol yang fokus pada pendidikan akan mampu memutuskan rantai kemiskinan. Oleh karena itu, pendidikan ditempatkan pada posisi utama dan pertama. Dimulai dengan jenjang SMA, S1, S2, hingga S3.
"Jadi SMA, S1, S2, S3 itu semua sekolahnya gratis ditanggung oleh pemerintah Provinsi Kaltim," jelas Rudy.
Program "Gratis Pol" juga mencakup pemberian pakaian gratis untuk anak-anak SMA, makan bergizi untuk anak-anak, ibu hamil, ibu menyusui, dan bayi di bawah usia 2 tahun.
Adapun makan bergizi gratis untuk bayi di bawah usia 2 tahun ini dilatarbelakangi oleh tingginya angka stunting di Kaltim, meskipun daerah ini kaya akan sumber daya alam.
Meski Provinsi Kaltim mengalami penurunan dari Tahun 2022 berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) yaitu 23,9 persen menjadi 22,9 persen Tahun 2023 berdasarkan Survei kesehatan Indonesia (SKI), namun masih lebih tinggi dibandingkan prevalensi stunting Indonesia, yaitu 21,5 persen pada tahun 2023.
Untuk memastikan kelancaran program ini, Rudy akan melakukan sinkronisasi dan harmonisasi dengan DPRD Provinsi Kaltim.
Ia berharap semua program dapat berjalan lancar dan sempurna, selama lima tahun ke depan dalam kerangka Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029.
Genjot pertumbuhan ekonomi
Terkait pengelolaan sumber daya alam (SDA) Kaltim, Rudy menyadari bahwa daerah ini sangat kaya.
Ia berkomitmen akan berupaya menjaga kelestarian SDA seraya meningkatkan pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan.
Salah satu strateginya untuk menjadikan Kaltim tak lagi bergantung pada SDA adalah dengan menggenjot ekonomi biru dan ekonomi hijau.
Ekonomi biru yakni konsep pembangunan yang berkelanjutan dengan memanfaatkan sumber daya laut untuk pertumbuhan ekonomi, peningkatan kesejahteraan masyarakat, dan sekaligus menjaga kesehatan ekosistem laut.
Konsep ini menekankan pada pemanfaatan sumber daya laut secara bertanggung jawab dan efisien untuk menciptakan nilai ekonomi jangka panjang.
Sementara ekonomi hijau adalah sistem perekonomian yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan manusia dan mengurangi kerusakan lingkungan secara signifikan.
Konsep ini menekankan pada pembangunan ekonomi yang berkelanjutan dengan mempertimbangkan aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi secara seimbang.
"Ya, kami mendukung akan mengelola potensi-potensi ekonomi ini dengan prinsip Environment, Social, and Governance (ESG) dengan baik. Kami juga akan lakukan industrialisasi agar nilai tambahnya ada sehingga bisa membuka lapangan pekerjaan yang seluas-luasnya untuk masyarakat Kaltim," tuntas Rudy.
https://ikn.kompas.com/read/2025/02/11/151525787/rudy-masud-siap-realisasikan-gratis-pol-dalam-100-hari-pertama