Komitmen ini datang dari bank-bank Himbara, BCA, serta Bank Kaltimtara yang menyatakan kesiapannya untuk membangun fasilitas dan layanan perbankan di kawasan tersebut setelah Lebaran tahun 2025.
Ada pun bank Himbara meliputi PT Bank Negara Indonesia (Persreo) Tbk atau BNI, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia (Persreo) Tbk atau BRI, dan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN.
Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono menuturkan, enam bank tersebut menyatakan komitmennya saat Gala Dinner pada acara Nusantara International Partners Visit (NIPV) 13-14 Februari 2025.
Sebagai konsekuensi dari komitmen ini, Otorita IKN telah merencanakan pembangunan infrastruktur yang akan melewati kawasan-kawasan investasi.
Pembangunan jalan, air minum, dan air bersih serta utilitas dalam satu kompartemen Multi Utility Tunnel (MUT) saat ini sedang dalam tahap pelelangan dan diharapkan dapat dimulai setelah Lebaran.
"Sehingga nanti pada Tahun 2026, akan berubah wajah IKN ini," ujar Basuki kepada Kompas.com.
Dengan dimulainya pembangunan infrastruktur pendukung, diharapkan target operasional Financial Center IKN pada tahun 2026 dapat tercapai.
Hal ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam mewujudkan komitmen Presiden Prabowo Subianto untuk membangun IKN sebagai pusat ekonomi dan keuangan baru di Indonesia.
"Kami akan tunjukkan bahwa komitmen Presiden Prabowo kami laksanakan dengan sebaik-baiknya inline dengan perintah beliau," pungkasnya.
Pembangunan Financial Center yang digadang-gadang bakal mirip dengan Manhattan (New York) ini diharapkan dapat menarik investasi dari berbagai sektor, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi di wilayah Kalimantan Timur dan sekitarnya.
Selain itu, kehadiran pusat keuangan ini juga akan mempercepat proses pemindahan ibu kota negara dari Jakarta ke IKN.
https://ikn.kompas.com/read/2025/02/17/190635087/manhattan-nya-ikn-siap-beroperasi-2026-infrastruktur-mulai-dibangun