Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

IKN Jadi Destinasi Wisata, Tersedia Bus AC Bertarif Rp 43.000

Hal ini didukung dengan adanya layanan transportasi bus yang memudahkan masyarakat untuk mengunjungi IKN.

Pengawas Terminal Tipe A Batu Ampar Sulis Setiawan menuturkan, antusiasme masyarakat untuk mengunjungi IKN terus meningkat dari tahun ke tahun.

Awalnya, bus IKN dengan rute Balikpapan-Rest Area IKN hanya diperuntukkan bagi pekerja konstruksi proyek-proyek infrastruktur yang tengah dibangun, namun kini masyarakat umum juga dapat menggunakan layanan bus ini untuk berwisata.

"Dari tahun ke tahun ini kan seperti tahun 2023-2024 sampai dengan tahun 2025 ini saya melihat untuk kenaikan penumpang ke IKN itu antusias dan signifikan," ujar Sulis kepada Kompas.com, Rabu (19/2/2025). 

Terlebih ketika IKN dibuka untuk umum kali pertama pada Senin (16/9/2024), masyarakat umum berbondong-bondong ke Terminal Batu Ampar mencari jadwal perjalanan bus ke IKN.

Ketersediaan dan Jadwal Bus IKN

Layanan bus IKN tersedia di tiga titik, yaitu Pelabuhan Semayang, Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan, dan Terminal Batu Ampar, dengan tujuan Rest Area IKN.

Sulis mengungkapkan, awalnya pada tahun 2024, tersedia 6 armada bus yang beroperasi hasil perjanjian kerja sama antara Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kementerian Perhubungan dengan PO Sinarjaya.

Namun, pada awal tahun 2025, jumlah unit bus dikurangi menjadi 3 karena kontrak baru terkait subsidi angkutan belum ditandatangani. Meski demikian, operasional bus tetap berjalan.

"Karena tahun 2025 ini belum berkontrak. Jadi ada pengurangan jumlah unit bis yang ada. Tapi tetap beroperasional hanya saja dikurangi unitnya. Itu hanya beberapa bulan aja karena memang belum berkontrak terkait dengan subsidi angkutan itu sendiri," jelas Sulis.

Ada pun jadwal perjalanan bus menuju dari Terminal Batu Ampar menuju IKN dimulai pada pukul 07.00 WITA-16.00 WITA.

Sementara dari IKN menuju Terminal Batu Ampar mulai pukul 10.00 WITA hingga pukul 16.30 WITA.

Dengan semakin lengkapnya fasilitas dan infrastruktur di IKN, bukan tidak mungkin ibu kota baru ini akan menjadi destinasi pariwisata yang populer.

Terbukti jumlah kunjungan ke IKN hingga awal Februari 2025 ini telah lebih dari 197.000 orang, berdasarkan data Otorita IKN melalui registrasi aplikasi iKNOW.

"Keindahan alamnya, bangunan-bangunan modern, dan berbagai atraksi menarik lainnya akan menjadi daya tarik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara," harap Andri, warga Balikpapan yang antusias berkunjung ke IKN bersama kerabatnya.

Dia mengharapkan, pemerintah dan pihak terkait terus mengembangkan sektor pariwisata di IKN, termasuk menyediakan informasi yang lengkap mengenai transportasi, akomodasi, dan atraksi wisata yang tersedia.

Dengan demikian, IKN tidak hanya menjadi pusat pemerintahan, tetapi juga pusat pertumbuhan ekonomi dan pariwisata yang berkelanjutan.

https://ikn.kompas.com/read/2025/02/19/111438687/ikn-jadi-destinasi-wisata-tersedia-bus-ac-bertarif-rp-43000

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar